Berita

Antrian pengguna KRL di Stasiun Palmerah, Rabu malam, 20 Agustus 2025. (Foto: Dokumentasi Warga)

Nusantara

KAI Commuter Jabodetabek Tetap Beroperasi Usai Gempa Bekasi

KAMIS, 21 AGUSTUS 2025 | 01:45 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

KAI Commuter Jabodetabek bisa dilalui kembali pasca-gempa bumi magnitudo 4,9 yang terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat yang terjadi pada Rabu malam, 20 Agustus 2025.

"Setelah dilakukan pemeriksaan kondisi jalur maupun jembatan oleh petugas kami, maka pada pukul 20.28 WIB dilaporkan kondisi jalur dan jembatan aman," kata Vice President Corporate Communication KAI Commuter, Joni Martinus kepada wartawan di Jakarta. 

Lanjut dia, operasional KRL sudah aktif seperti biasa sejak pukul 20.35 WIB.


Sebelumnya, Joni Martinus membenarkan ada keterlambatan jadwal KRL karena gangguan gempa bumi di Bekasi.

"Untuk sementara waktu beberapa perjalanan KRL dihentikan demi memastikan kondisi keamanan jalur kereta. Saat ini petugas sedang melakukan pengecekan di sepanjang lintasan operasional Commuter Line untuk memastikan kondisi, baik sarana maupun prasarananya," kata Joni kepada redaksi.

KCI pun memohon maaf atas ketidaknyamanan para pengguna commuter line.

"Nanti akan kami update lagi info selanjutnya," singkatnya.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkap, gempa Bekasi terasa hingga ke Jakarta, Depok, Pelabuhan Ratu dan Tangerang.  

Adapun titik gempa berada di darat dengan kedalaman 10 Km.

"Pusat gempa berada di darat 14 km Tenggara Kabupaten Bekasi," demikian dikutip dari laporan BMKG.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Bahaya Tersembunyi Kerikil di Ban Mobil dan Cara Mengatasinya

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:15

PKS: Pemerintah harus Segera Tetapkan Aturan Pembatasan BBM Bersubsidi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 10:14

Mengupas Bahaya Air Keras Menyusul Kasus Penyerangan Aktivis KontraS di Jakarta

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:52

Kemenhaj Tegaskan Komitmen Haji Inklusif bagi Lansia dan Disabilitas

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:47

Qatar Kutuk Serangan Brutal Israel di Lebanon

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Tembus 103 Dolar AS

Sabtu, 14 Maret 2026 | 09:10

AS Kirim Ribuan Marinir ke Timur Tengah, Iran Terancam Invasi Darat

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:41

Wall Street Rontok Menatap Kemungkinan Inflasi Global

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:23

Transformasi Kinerja BUKA: Dari Rugi Menjadi Laba Rp3,14 Triliun di 2025

Sabtu, 14 Maret 2026 | 08:08

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Selengkapnya