Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Okta Kumala Dewi. (Foto: Dok Pribadi)

Politik

Legislator PAN:

KSAL Konsisten Bawa Diplomasi Maritim di Forum Dunia

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 17:13 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Langkah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali yang aktif melakukan diplomasi maritim dalam berbagai forum internasional diapresiasi Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN Okta Kumala Dewi. 

Termasuk salah satunya melakukan diplomasi pada ajang ASEAN Navy Chiefs’ Meeting (ANCM) ke-19 yang diselenggarakan di Penang, Malaysia, pada 18-21 Agustus 2025.

Menurut Okta, partisipasi Kasal dalam forum ANCM bukan sekadar seremoni, melainkan langkah strategis dan penting dalam memperkuat stabilitas kawasan serta membangun rasa saling percaya antar negara ASEAN dalam bidang keamanan maritim.


“Forum seperti ANCM ke-19 sangat krusial untuk memperkuat kerja sama, mencegah potensi konflik, sekaligus membangun kepercayaan bersama di antara angkatan laut negara-negara ASEAN,” ujar Okta kepada wartawan, Rabu 20 Agustus 2025. 

Okta menegaskan, Indonesia sebagai negara maritim memiliki wilayah laut yang lebih luas dibandingkan daratan, sehingga memperkuat pertahanan dan keamanan laut menjadi keharusan yang tidak bisa ditawar.

“Dengan posisi geografis yang strategis dan wilayah laut yang begitu besar, Indonesia harus terus mendorong penguatan postur pertahanan maritimnya," kata Okta.

Selain itu, Okta menyoroti pentingnya menciptakan stabilitas regional di tengah meningkatnya persaingan kekuatan global. Menurutnya, isu-isu sengketa wilayah maritim di Asia Tenggara membutuhkan pengelolaan yang hati-hati, melalui dialog dan kerja sama yang intensif.

“Kita harus mampu menjaga stabilitas kawasan meskipun ada dinamika global dan beberapa sengketa wilayah maritim. Diplomasi pertahanan menjadi kunci agar potensi konflik bisa ditekan, sekaligus memperkuat solidaritas kawasan ASEAN,” kata Legislator PAN ini.



Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya