Berita

Calon Hakim Konstitusi, Inosentius Samsul. (Foto: RMOL/ Faisal Aristama)

Politik

Inosentius Ngaku Biasa Saja Dapat Pesan Tak Hantam DPR

RABU, 20 AGUSTUS 2025 | 14:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Calon Hakim Konstitusi, Inosentius Samsul mengaku   tidak merasa tertekan meski mendapat pesan dari anggota Komisi III DPR agar tidak menghantam lembaga legislatif jika terpilih sebagai hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

"Itu kan normatif ya, harapan dari anggota DPR. Tapi kalau ditanya untuk tidak menghantam DPR, menurut saya, ini kan manusia biasa dalam arti 35 tahun saya ada di sini. Saya tahu betul apa yang terjadi di sini. Saya tahu betul apa yang terjadi di sini," kata Inosentius di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa 20 Agustus 2025.

Inosentius menegaskan DPR adalah lembaga perwakilan rakyat yang tidak bisa dianggap remeh. 


“Semua orang bisa berpendapat bahwa DPR itu jelek, itu betul, itu hak. Tetapi jangan lupa, mereka juga di sini bekerja luar biasa, menghasilkan undang-undang, dan itu saya lami sendiri membantu anggota Dewan,” kata Inosentius.

Menurut Inosentius, pengalamannya lebih dari tiga dekade bekerja di DPR justru menjadi modal penting jika ia dipercaya menjadi hakim MK. Ia mengaku memahami dinamika, proses legislasi, serta kelemahan norma yang ada di DPR.

"Sehingga bagi saya, setelah diusulkan oleh DPR menjadi hakim konstitusi, kekuatan pada saya adalah saya bisa paham tentang proses DPR itu seperti apa," kata Inosentius.

Menanggapi pertanyaan soal adanya tekanan dari pesan tersebut, Inosentius menepis hal tersebut. 

"Enggak ada, karena saya pikir apa yang dipikirkan oleh DPR itu juga untuk kepentingan bangsa dan negara ini juga," kata Inosentius.

Ia menambahkan, DPR merupakan kumpulan partai dan fraksi yang pada akhirnya tetap berpikir untuk kepentingan nasional. 

“Jadi saya enggak ada tekanan sama sekali. Karena mereka juga berpikir hal-hal yang positif tentang bangsa ini, tentang negara ini," pungkasnya.

Sebelumnya, Komisi III DPR RI berharap calon hakim konstitusi Inosentius Samsul yang notabene dari unsur DPR tidak melupakan tempat asal ketika sudah resmi menjadi hakim Mahkamah Konstitusi (MK).

Harapan itu disampaikan Anggota Komisi III DPR RI Fraksi PDIP Safaruddin dalam fit and proper test calon hakim konstitusi di Komisi III DPR RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Rabu 20 Agustus 2025. 

“Bapak sebagai kita pilih dari DPR, biasanya sih pak kalau kita fit and proper test di sini pokoknya kami akan memperjuangkan sebagai utusan DPR. Tapi setelah sampai di sana, lupa pak bahwa bapak itu dipilih dari DPR,” kata Safaruddin.



Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Pimpinan Baru OJK Perlu Perkuat Pengawasan Fintech Syariah

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:25

Barang Ilegal Lolos Lewat Blueray Cargo, Begini Alurnya

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:59

Legitimasi Adies Kadir sebagai Hakim MK Tidak Bisa Diganggu Gugat

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:36

Uang Dolar Hingga Emas Disita KPK dari OTT Pejabat Bea Cukai

Jumat, 06 Februari 2026 | 02:18

Pemda Harus Gencar Sosialisasi Beasiswa Otsus untuk Anak Muda Papua

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:50

KPK Ultimatum Pemilik Blueray Cargo John Field Serahkan Diri

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:28

Ini Faktor Pendorong Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV-2025

Jumat, 06 Februari 2026 | 01:08

KPK Tetapkan 6 Tersangka OTT Pejabat Bea Cukai, 1 Masih Buron

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:45

Pengamat: Wibawa Negara Lahir dari Ketenangan Pemimpin

Jumat, 06 Februari 2026 | 00:24

Selengkapnya