Berita

Anggota Fraksi PKB Ratna Juwita Sari. (Foto: Tangkapan Layar TV Parlemen)

Politik

Target APBN 2026 Didorong Hasilkan Lapangan Kerja

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 17:24 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi Partai PKB DPR RI menilai target pertumbuhan ekonomi dalam asumsi makro APBN tahun 2026 mencapai 5,4 persen cukup seimbang.

Hal itu disampaikan anggota Fraksi PKB Ratna Juwita Sari saat membacakan pandangan umum Fraksi PKB dalam rapat paripurna ke-2 masa sidang I tahun 2025-2026 di Gedug Nusantara II, Komplek DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa 19 Agustus 2025.

“Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menilai proyeksi pertumbuhan tersebut cukup moderat,” kata Ratna.


Fraksi PKB melanjutkan, untuk mencapai target 5,4 persen, dibutuhkan industrialisasi yang menghasilkan lapangan kerja berkualitas, hilirisasi yang konsisten agar Indonesia tidak hanya menjual bahan mentah.

“Serta pemangkasan birokrasi yang sering menjadi penghambat laju investasi,” kata Ratna.

Terkait asumsi lifting minyak bumi yang dipatok sebesar 610ribu barel per hari, dan gas bumi sebesar 984 ribu barel per hari, Fraksi PKB menilai target ini belum selaras dengan komitmen untuk mewujudkan ketahanan dan kemandirian energi nasional.

“Sehingga pemerintah perlu menaikkan angka target lifting dan komposisi dengan lebih progresif,” kata Ratna.

Terkait tingkat pengangguran terbuka diproyeksikan di angka 4,4 sampai dengan 4,96 persen, Fraksi PKB menilai bahwa target terseut seharusnya dapat ditetapkan di angka yang lebih optimis.

“Bonus demografi bisa kita perjuangkan untuk menjadi modal, jika pemerintah serius memperluas lapangan kerja formal Melalui digitalisasi, industrialisasi, dan dukungan kepada UMKM, maka angka pengangguran bisa turun dengan signifikan,” tutup Ratna.




Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Ibunda Meninggal Dunia, Ferdy Sambo Tak Hadiri Pemakaman

Senin, 28 September 2026 | 15:41

UPDATE

Hotel Bumi Wiyata Komitmen Penuhi Hak 104 Pekerja Sesuai Ketentuan

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:31

Sinopsis Reawakened Man, Kisah Pemuda yang Hidup Kembali Setiap 3 Hari

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:23

KPK Telusuri Dugaan Aliran Uang Kasus ATR/BPN ke Muktamar NU

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Komisi II Didorong Bentuk Pansus untuk Tindaklanjuti Putusan MK Terkait Gibran

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:19

Lionel Messi Pensiun dari Timnas Argentina, Ini Daftar Trofi dan Prestasinya

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:10

Kemenkop Buka Suara soal Mekanisme Pembayaran Gaji ASN Lewat Koperasi

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:02

8 Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat hingga Akhir 2026, Ada BSU hingga Beras 30 Kg

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:48

Mantan Kacab Jasindo Dipanggil KPK di Kasus Pencairan Komisi Fiktif PT Pelni

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:46

Deretan Pengusaha Rokok Kembali Diperiksa KPK di Kasus Bea Cukai

Kamis, 08 Oktober 2026 | 17:35

Selengkapnya