Berita

Rio Dondokambey (Foto: TV Parlemen)

Politik

PDIP Minta Pemerintah Jelaskan Sumber Tambahan Pendapatan Negara untuk Target Tahun Depan

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 14:22 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Fraksi PDI Perjuangan membacakan pandangan umum fraksinya mengenai RUU tentang APBN 2026 yang telah disampaikan Presiden Prabowo Subianto  dalam pidato Kenegaraan Penyampaian RUU APBN 2026 dan Nota Keuangan pada Jumat akhir pekan lalu.

Pantauan  RMOL, anggota Fraksi PDIP Rio Dondokambey menyampaikan bahwa PDIP memberikan sejumlah catatan terhadap RUU APBN 2026, salah satunya mempertanyakan tambahan pendapatan negara lantaran pada tahun depan ditargetkan sebesar 5,4 persen.

“Dalam asumsi dasar makro, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,4 persen dan inflasi 2,5 persen. Pemerintah perlu menjelaskan sumber pertumbuhan yang memberi nilai tambah dan dampaknya terhadap peningkatan penghasilan rakyat,” kata Rio Dondokambey.


Selain itu, PDIP juga meminta pemerintah untuk memberikan penjelasan secara rinci terkait rencana transformasi yang akan dilaksanakan dan tahapan dari transformasi tersebut.

“Sehingga akan terlihat dalam perubahan struktur ekonomi dan sosial ekosistem birokrasi dan kemandirian rakyat,” ujarnya.

Fraksi PDIP juga meminta pemerintah bersama jasa otoritas moneter mampu menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah.

“Pemerintah bersama dengan otoritas moneter agar menjaga stabilitas nilai tukar Rupiah agar tidak berdampak pada pelebaran defisit APBN pemerintah,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya