Berita

Ilustrasi (Foto: Artificial Intelegence)

Bisnis

Harga Emas Dunia Turun Tipis Setelah Perundingan Trump-Zelensky

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 07:59 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas dunia melemah saat investor mencermati dampak dari pertemuan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky serta para pemimpin Eropa. 

Trump mengatakan Amerika akan "membantu" Eropa dalam menyediakan keamanan bagi Ukraina sebagai bagian dari kesepakatan apa pun untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina. 

Pertemuan antara Trump dan Zelensky ini menyusul pertemuan Trump dengan Putin di Alaska. 


Analis mengatakan, pertemuan Trump dengan Zelensky sebenarnya tidak banyak berdampak pada harga emas. 

Fokus investor kini tertuju pada pidato Ketua The Fed Jerome Powell di Jackson Hole, dengan ekspektasi pemangkasan suku bunga hingga 50 basis poin yang berpotensi mendorong harga emas naik.

Investor terus mencermati pernyataan Powell tentang prospek ekonomi.

Dikutip dari Reuters, harga emas spot sedikit turun menjadi 3.333,32 Dolar AS per ons pada Senin 19 Agustus 2025. Sementara, harga emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melemah 0,1 persen menjadi 3.378 Dolar AS per ons.

Dolar AS menguat 0,3 persen, membuat emas batangan yang dihargakan dalam greenback lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.

Harga logam lainnya bervariasi. Perak spot naik 0,1 persen menjadi 38,02 Dolar AS per ons. Platinum turun 0,1 persen menjadi 1.334,10 Dolar AS.

Paladium spot menguat 1 persen menjadi 1.122,86 Dolar AS.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Purbaya Siapkan Sanksi bagi Importir Buntut Kontainer Menumpuk

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:21

Kebakaran Rumah di Palmerah, 17 Unit dan 85 Personel Damkar Dikerahkan

Minggu, 07 Juni 2026 | 00:05

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Widiyanti Putri Wardhana dan Nusron Wahid Layak Direshuffle

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:38

Kompetisi Ketapel Antar ASN

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:19

Buzzer Jokowi Jangan Dulu Pesta, P21 Bukan Vonis Pengadilan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:00

Investor Asing Laporkan Dugaan Penyalahgunaan Dana Proyek Marina Bay City ke Polda Bali

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:48

Kritik Rocky Gerung, Gumarang: Menteri Keuangan Bukan Sekadar Kasir

Sabtu, 06 Juni 2026 | 22:27

State-Driven Economy untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:57

Puluhan Miliar Dana Investasi Dipersoalkan, Siapa Bertanggung Jawab di Marina Bay City?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 21:33

Selengkapnya