Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Saham Eropa Ditutup Beragam Saat Pasar Cermati Hasil Perundingan Eropa-AS

SELASA, 19 AGUSTUS 2025 | 07:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar saham Eropa berakhir beragam saat investor mencermati pertemuan antara para pemimpin Eropa dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Para pemimpin Eropa, termasuk Kanselir Jerman Friedrich Merz, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan Perdana Menteri Inggris Keir Starmer,  melakukan perjalanan bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ke Washington untuk bertemu Trump di Gedung Putih guna membahas kesepakatan damai antara Rusia dan Ukraina.

Zelensky kemungkinan akan mendapat tekanan untuk mencapai kesepakatan. 


Indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup naik tipis 0,08 persen atau 0,45 poin menjadi 554,01 pada penutupan perdagangan Senin 19 Agustus 2025 waktu setempat. Akhir pekan lalu, indeks ini mencatat penguatan mingguan kedua berturut-turut. 

Indeks regional sebagian besar ditutup melemah. Dikutip dari Reuters, indeks FTSE 100 Inggris menguat tipis 0,21 persen atau 18,84 poin menjadi 9.157,74.

Indeks DAX Jerman turun 0,18 persen atau 44,53 poin menjadi 24.314,77. Sedangkan CAC 40 Prancis melorot 0,50 persen atau 39,40 poin menjadi 7.884,05.

Saham perawatan kesehatan memimpin kenaikan, menguat 1,4 persen yang didorong oleh penguatan saham Novo Nordisk sebesar 6,6 persen. 

Di sektor energi terbarukan, saham Vestas melejit 15 persen. Sementara, saham Commerzbank anjlok 3,2 persen setelah Deutsche Bank menurunkan rekomendasi sahamnya dari "Buy" menjadi "Hold".

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya