Berita

Presiden Prabowo Subianto saat pidato di Sidang Tahunan MPR/DPR/DPD di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. (Foto: YouTube Sekretariat Kabinet)

Politik

Pidato Kenegaraan Prabowo Jadi Harapan Rakyat Indonesia

SENIN, 18 AGUSTUS 2025 | 16:19 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Publik memuji pidato kenegaraan perdana Presiden RI Prabowo Subianto dalam dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR RI/DPD RI 2025.

Isi pidato Prabowo menekankan prioritas kedaulatan pangan, penertiban lahan dan mineral, pemberantasan korupsi, penguatan hilirisasi, hingga percepatan layanan pendidikan dan kesehatan di daerah.

Analis politik dan pemerhati sosial, Nasky Putra Tandjung menyebut ada empat kata kunci yang bisa dimaknai dalam pidato Presiden Prabowo, yakni visioner, tegas, jujur dan semangat keberpihakan melalui kebijakan yang sangat prorakyat.


"Pandangan visioner dan ketegasan dapat kita lihat dari penguasaan Presiden Prabowo atas isu-isu kerakyatan, kebangsaan hingga dinamika global serta bagaimana membawa bangsa Indonesia semakin dihormati di kancah regional dan internasional," kata Nasky melalui keterangan elektroniknya, Senin 18 Agustus 2025.

Selain itu, Nasky menilai, pemikiran Presiden Prabowo yang genuine, tegas dan sangat prorakyat terlihat dari komitmen keberpihakan serta kerja-kerja mulianya melalui kebijakannya yang selalu konsisten dalam merawat persatuan dan kesatuan NKRI.

"Poin penting lainnya adalah komitmennya terhadap pemberantasan korupsi hingga penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power)," kata Nasky.

Di sisi lain, Nasky menuturkan, Presiden Prabowo sangat konsisten serta menekankan kembali pentingnya jati diri sebuah bangsa dalam menjalankan amanat UUD 1945 dan menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi.

"Demokrasi kita bukan meniru mentah-mentah dari luar, tapi berakar pada nilai-nilai luhur dan budaya bangsa yang diwariskan oleh para pendiri bangsa (founding father)," kata Nasky.

Lebih lanjut, Nasky juga mengapresiasi program sosial Presiden Prabowo seperti Sekolah Rakyat, Cek Kesehatan Gratis (CKG), Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih yang bisa memperkuat sumber daya manusia (SDM), ekonomi desa, serta menekan angka kemiskinan ekstrem.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

UPDATE

Tragedi Perlintasan Sebidang

Rabu, 29 April 2026 | 05:45

Operasi Intelijen TNI Sukses Gagalkan Penyelundupan Kosmetik Ilegal dari Malaysia

Rabu, 29 April 2026 | 05:26

Dedi Mulyadi Sebut ‘Ratu Laut Kidul’ jadi Komut Independen bank bjb

Rabu, 29 April 2026 | 04:59

Jalan Tengah Lindungi Pelaut Tanpa Matikan Usaha Manning Agency

Rabu, 29 April 2026 | 04:48

Terima Penghargaan BSSN, Panglima TNI Dorong Penguatan Pertahanan Siber

Rabu, 29 April 2026 | 04:25

Banjir Gol Terjadi di Parc des Princes, PSG Pukul Munchen 5-4

Rabu, 29 April 2026 | 03:59

Indonesia Menggebu Kejar Program Gizi Nasional Jepang

Rabu, 29 April 2026 | 03:45

Suasana Ekonomi Politik Mutakhir Kita

Rabu, 29 April 2026 | 03:28

Diplomasi Pancasila Alat Bernavigasi Indonesia di Tengah Badai Geopolitik

Rabu, 29 April 2026 | 02:59

Ekonom Bantah Logika Capaian Swasembada Pangan Mentan Amran

Rabu, 29 April 2026 | 02:42

Selengkapnya