Berita

Operasi maritim internasional menggagalkan penyelundupan narkotika sekitar tiga ton kokain ke Eropa. (Foto: Starlight)

Dunia

Maroko Bantu Gagalkan Penyelundupan Narkotika Tiga Ton ke Eropa

MINGGU, 17 AGUSTUS 2025 | 03:32 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Maroko membantu tim operasi maritim internasional menggagalkan penyelundupan narkotika sekitar tiga ton kokain ke Eropa. 

Dalam operasi di lepas pantai Kepulauan Canary, aparat berhasil menyita pengedaran narkoba dari kapal tunda berbendera Kamerun, Sky White.

Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja sama intelijen yang dimotori oleh dinas keamanan Maroko, bersama Direktorat Intelijen dan Investigasi Bea Cukai Nasional Prancis (DNRED). 


Garda Sipil Spanyol dan Dinas Bea Cukai kemudian melakukan intervensi langsung di lapangan dan menangkap lima orang awak kapal, yang terdiri dari empat warga Bangladesh dan satu warga Venezuela.

Pihak berwenang mengungkapkan bahwa penyelidikan terhadap Sky White sudah dilakukan sejak musim panas 2024. 

Investigasi menemukan kapal tersebut kerap menjadikan pelabuhan Dakhla di Maroko sebagai titik transit strategis untuk menghindari pengawasan otoritas Eropa, sebelum menyeberangi Atlantik membawa kokain untuk pasar Eropa.

Selain itu, kapal ini juga berperan sebagai kapal induk yang menyalurkan narkoba ke kapal-kapal kecil di sekitar Kepulauan Canary maupun Semenanjung Iberia.

Operasi internasional ini turut melibatkan kepolisian Inggris (NCA), Badan Antinarkoba Amerika Serikat (DEA), serta Polisi Yudisial Portugal, dengan koordinasi dari Pusat Intelijen Antiterorisme dan Kejahatan Terorganisir (CITCO) dan Pusat Analisis dan Operasi Maritim-Narkotika (MAOC-N).

Otoritas Spanyol menegaskan, kerja sama lintas negara ini menjadi bukti nyata efektivitas kolaborasi internasional, sekaligus menegaskan posisi Maroko sebagai mitra kunci dalam memerangi jaringan narkoba lintas benua.

Dalam beberapa tahun terakhir, Maroko memainkan peran penting dalam pemberantasan perdagangan narkoba maupun manusia internasional, terutama di jalur strategis “Rute Atlantik” yang menghubungkan Amerika Selatan dan Karibia dengan Eropa.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya