Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiiden AS Donald Trump bertemu di Alaska pada Jumat 15 Agustus 2025 (Foto: Associated Press)

Bisnis

Kata Investor Soal Hasil Pertemuan Trump-Putin

SABTU, 16 AGUSTUS 2025 | 14:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin pada Jumat, 15 Agustus 2025, berakhir tanpa kesepakatan untuk mengakhiri perang Rusia di Ukraina.

Usai berbicara hampir tiga jam, keduanya hanya mengatakan ada “kemajuan” dalam beberapa isu tanpa menyebut detailnya. Trump yang biasanya banyak bicara pun memilih diam saat ditanya wartawan.

Helima Croft, analis dari RBC Capital Markets, mengatakan hasil ini sudah sesuai prediksi. Menurutnya, kemajuan diplomatik yang ada terlalu sedikit untuk mengubah sikap Eropa yang masih enggan mencabut sanksi energi terhadap Rusia. 


"Sepertinya skenario ini sesuai dengan yang kami antisipasi dalam catatan kami," kata Croft, dikutip dari Reuters.

"Hanya ada sedikit informasi yang mengisyaratkan kemajuan diplomatik, tetapi hanya sedikit detail spesifik mengenai kesepakatan tersebut.

Ia juga menilai belum ada alasan kuat untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap India yang masih mengimpor minyak Rusia.

Eric Teal, Kepala Investasi Comerica, melihat sisi positif pertemuan tersebut, yaitu tidak ada sanksi baru sehingga pasar bisa sedikit lega. 

"Fakta bahwa tidak ada sanksi ekonomi merupakan hal yang positif dan pasar seharusnya bernapas lega, tetapi tampaknya belum ada kesepakatan yang tercapai," kata Teal.

Ia memprediksi harga minyak yang sedang rendah bisa memicu peluang investasi di sektor energi, apalagi permintaan biasanya naik menjelang akhir tahun.

Namun, Jamie Cox dari Harris Financial Group pesimistis. Ia menilai tanpa keterlibatan Ukraina langsung dalam perundingan, perdamaian sulit tercapai.

“Putin memang hadir, tapi ia tak menunjukkan niat menghentikan perang,” ujarnya.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Hadiri Penutupan Muktamar NU, Prabowo Dikalungi Sorban

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:17

Muktamar ke-35 NU: LAZISNU Bagikan Santunan Yatim dan Kacamata Gratis untuk Guru Ngaji

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:13

Tim Formatur PBNU Diberi Waktu Sebulan Susun Kepengurusan

Senin, 31 Agustus 2026 | 10:07

Rupiah Lesu ke Rp17.754 per Dolar AS di Awal Pekan, Pasar Wait and See

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:57

Harga Emas Dunia Stabil Usai Anjlok Akibat Sinyal Suku Bunga The Fed

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:43

IHSG Pagi Tertekan, Tiga Saham Malah Melompat

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:28

Muslim Arbi Soroti Amandemen UUD 1945 dan Maraknya Politik Dinasti

Senin, 31 Agustus 2026 | 09:14

Emas Antam Mandek di Rp2,6 Juta per Gram

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:56

Kapolri Mutasi Sejumlah Pejabat Strategis, Dua Kapolda Berganti

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:53

Bursa Asia Tertekan, Kospi Anjlok Lebih dari 3 Persen

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:38

Selengkapnya