Berita

Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP). (Foto: Dokumen Pribadi)

Politik

PKB Dukung Transformasi Pesantren Menuju Kemandirian Ekonomi

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 19:36 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Forum Percepatan Transformasi Pesantren (FPTP) memulai langkah besar untuk mendorong kemandirian ekonomi pesantren. 

Melalui kegiatan tadarus ekonomi pesantren dengan tema "Memajukan Usaha Bisnis Pesantren" yang digelar di DPP PKB, menjadi bagian dari rangkaian panjang program transformasi pesantren yang sebelumnya diawali konferensi internasional dan roadshow di berbagai daerah.

Direktur FPTP sekaligus Sekretaris Dewan Syuro PKB Saifullah Maksum mengatakan, agenda kali ini fokus pada aspek kemudahan ekonomi.


“Hari ini khusus kita memulai kerja berat, kerja panjang yaitu mentransformasi pada aspek kemudahan ekonomi,” ujarnya, Jumat sore, 15 Agustus 2025.

Menurutnya, para pengasuh pesantren mendapatkan pencerahan dari dua tokoh, Prof. Dr. Jaenal Effendi dan Ustaz Jaka, untuk memperbaiki pola pikir terkait pentingnya kemandirian ekonomi. 

“Mungkin ini harus kita bikin strategi baru, pendekatan baru untuk memastikan bahwa forum semacam ini hasilnya efektif,” jelasnya.

Ia menilai pesantren selama ini telah berkontribusi besar bagi negara dan umat dengan pendidikan murah serta pengabdian tulus para guru. Namun, negara belum sepenuhnya hadir memfasilitasi dari aspek anggaran. 

“Negara belum sepenuhnya hadir untuk memfasilitasi, mengedukasi, meng-backup pesantren dari aspek anggaran. Misalnya APBN kita, kalau dipresentasikan berapa rupiah yang untuk memberdayakan pesantren dari aspek ekonominya,” tuturnya.

Saifullah menekankan, pihaknya tidak ingin sepenuhnya membebani negara. Pesantren justru diajak untuk mandiri sambil tetap memberdayakan ekonomi umat di sekitarnya. 

“Ini baru cukup skup Jabodetabek, nanti lain kali kita di tempat yang lain lagi. Sampai kita maunya baca dua ribuan pesantren yang kita edukasi,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pusat Studi Pembangunan dan Pedesaan IPB, Jaenal Effendi, menilai kegiatan ini sangat penting untuk mendorong pesantren berinovasi dan mandiri. 

“Profesionalisme sebuah lembaga, apalagi pesantren, ini sangat diperlukan. Kita sangat menyadari bahwa bangsa ini problem utamanya adalah nomor 1 sampai nomor 5 itu adalah SDM,” katanya.

Jaenal menyebut pesantren memiliki potensi besar menjadi basis pengembangan berbagai sektor, mulai dari pertanian, peternakan, kehutanan, hingga ekonomi kreatif. 

Ia juga mendorong dukungan pemerintah dan stakeholder agar aktivitas ekonomi pesantren terlindungi dan mampu menembus pasar ekspor. 

“Pesantren ini sebagai agen perubahan, agen transformasi dan agen inovasi yang ada,” tegasnya.

Saifullah menambahkan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar yang berhalangan hadir menitipkan pesan khusus agar pesantren berani mengevaluasi diri dan mempercepat langkah perbaikan. 

"Pesantren harus maju, harus bertransformasi, harus evolusi, harus terbuka,” kata Saifullah.

Program ini akan terus berlanjut dan melibatkan lebih banyak pesantren di seluruh Indonesia. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya