Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani mengenakan kebaya anti penjajahan (Foto: TV Parlemen)

Politik

Puan Pakai Kebaya Berselendang Merah Semangat Anti-Penjajahan

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 09:19 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua DPR RI Puan Maharani mengenakan kebaya dengan nuansa warna hijau lime dalam rangkaian Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI tahun 2025. 

Pantauan RMOL di lokasi, Puan tampak anggun memakai kebaya sederhana bermotif bunga yang dilengkapi dengan selendang berwarna merah yang memiliki arti khusus.

Adapun selendang merah dipilih sebagai makna perjuangan anti-penjajah, mengingat Sidang Tahunan MPR digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 RI.


Puan juga memilih kain panjang Batik Tulis Pekalongan untuk bawahannya. Kain batik tersebut berbahan sutra ATBM (Alat tenun bukan mesin).

Yang menarik, kain pilihan Puan bermotif bunga Hokokai dengan latar tanahan motif parang, Diketahui, motif Bunga Hokokai merupakan desain batik yang ada pengaruhnya saat penjajah Jepang datang ke Indonesia.

Dalam Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD ini, Presiden Prabowo akan menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara, serta pidato kenegaraan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) RI ke-80 

Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPR-DPD RI 2025 digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Jumat, 15 Agustus 2025. Sidang tahunan dan sidang bersama ini dihadiri Presiden Prabowo Subianto beserta sejumlah jajaran kabinetnya, serta tamu-tamu tokoh negara.

Beberapa di antaranya seperti Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Wapres ke-6 RI Try Sutrisno, Wapres ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla (JK), Wapres ke-11 Boediono, Wapres ke-13 Ma'ruf Amin, Mensesneg Prasetyo Hadi, Menteri BUMN Erick Thohir, Mendes Yandri Susanto, Wamentan Sudaryono, Ketum Partai NasDem Surya Paloh.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya