Berita

Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 dan Indo Garment Textile (IGT) Expo 2025 resmi di gelar di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. (Foto: Dokumen Krista Exhibitions)

Bisnis

ILF dan IGT Expo 2025 Pamerkan Inovasi Kulit dan Tekstil Kelas Dunia

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 03:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pameran berskala internasional, Indo Leather & Footwear (ILF) Expo 2025 dan Indo Garment Textile (IGT) Expo 2025 resmi di gelar. Memasuki tahun ke-18 dari penyelenggaraannya, event ini berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat pada 14-16 Agustus 2025. 

Event yang diselenggarakan oleh Krista Exhibitions ini menghadirkan lebih dari 280 peserta termasuk 70 UMKM, serta diikuti pelaku industri dari 11 negara: China, Hong Kong, India, Indonesia, Italia, Jerman, Korea Selatan, Malaysia, Swiss, Taiwan, dan Vietnam. 

CEO Krista Exhibitions, Daud D Salim mengatakan, ILF Expo 2025 dan IGT Expo 2025 siap menjadi panggung bergengsi yang memamerkan inovasi terbaik di industri alas kaki, produk kulit, garmen, tekstil dan teknologi manufaktur terkini. Ajang ini menargetkan 15.000 pengunjung dari dalam dan luar negeri.


"Di sini, para pelaku industri dapat bersama-sama menemukan inovasi terbaru, memperluas jaringan, dan meraih peluang bisnis menuju pasar global," kata Daud dalam sambutan saat opening ceremony ILF Expo dan IGT Expo 2025, Kamis 14 Agustus 2025.

Beragam produk unggulan mulai dari mesin jahit modern, mesin cetak sepatu, mesin pengolahan bahan baku, fabric dan tekstil premium, sol sepatu, aksesori fashion, sneakers, boots, flat shoes, sandal, hingga kulit eksotik untuk fashion, furnitur, dan garmen semua hadir dalam satu ajang bisnis yang penuh inspirasi dan peluang kolaborasi. 

Lebih lanjut Daud menyampaikan bahwa ILF Expo dan IGT Expo 2025 hadir sebagai wadah yang menyatukan ide kreatif, kemajuan teknologi, dan potensi kerja sama bisnis untuk menciptakan peluang baru bagi pertumbuhan industri. 

"Indonesia memiliki potensi besar di sektor kulit dan alas kaki, dan kami ingin memastikan potensi ini berkembang menjadi kekuatan yang diakui dunia," kata Daud.

Melalui ILF Expo dan IGT Expo 2025, Daud D Salim berharap tercipta kolaborasi yang memperkuat rantai pasok dari hulu ke hilir, mendorong inovasi berkelanjutan, dan membuka akses pasar yang lebih luas. 

Event ini juga akan menggelar Acara Networking Dinner, sebagai bagian dari program Business Matching. Kegiatan ini didukungan penuh oleh Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan.




Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya