Berita

Wakil Kepala I BP Taskin Nanik S Deyang. (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Nusantara

BP Taskin:

Mayoritas Pemulung Tak Punya KTP

JUMAT, 15 AGUSTUS 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) mengungkapkan fakta mencengangkan soal jumlah pemulung yang menjadi bagian dari pengangguran dan kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Wakil Kepala I BP Taskin Nanik S Deyang mengatakan jumlah pemulung yang tercatat mencapai 4,2 juta orang.

“Ini ada data yang perlu diketahui teman-teman ya, jumlah pemulung di Indonesia kebanyakan ada di kota, yang tercatat saja ada 4,2 juta,” kata Nanik dalam konferensi pers di Jakarta, pada Kamis 14 Agustus 2025.


Berdasarkan data Ikatan Pemulung Indonesia (IPI), angka tersebut belum termasuk pemulung yang tidak tercatat dan tidak memiliki identitas yang ditaksir dapat mencapai 10 juta orang.

"Yang tidak tercatat bisa sampai 10 juta pemulung jadi kemiskinan ekstrem ini paling banyak terjadi di perkotaan," kata Nanik.

Adapun dari angka tersebut, sekitar 50?"60 persen pemulung belum memiliki KTP, yang menjadi syarat utama untuk mengakses berbagai layanan sosial dan bantuan pemerintah.

Ia menjelaskan, keberadaan KTP sangat penting agar masyarakat miskin ekstrem bisa mengakses layanan sosial dan bantuan pemerintah. 

BP Taskin, lanjut Nanik, tengah bekerja sama dengan Kementerian Dalam Negeri untuk memastikan seluruh rakyat miskin, terutama di perkotaan mendapatkan KTP.

“Kita juga lagi kerja sama dengan Mendagri untuk semua rakyat miskin harus punya KTP,” tandasnya.



Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya