Berita

Ilustrasi (Foto: RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Bursa Eropa Menghijau, Dekati Level Tertinggi Dua Pekan

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 07:02 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa ekuitas Eropa ditutup menghijau, menyentuh level tertinggi hampir dua minggu. 

Penguatan ini  didorong kenaikan saham healthcare dan teknologi karena ekspektasi penurunan suku bunga oleh Federal Reserve bulan depan. 

Ekspektasi tersebut menguat setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) pada Juli menurun. Menteri Keuangan Scott Bessent mengatakan ada "peluang bagus" penurunan suku bunga sebesar 50 basis poin. 


Kini, pasar sepenuhnya memperhitungkan pemotongan suku bunga 25 basis poin. 

Dikutip dari Reuters, indeks pan-Eropa STOXX 600 ditutup menguat 0,54 persen atau 2,96 poin menjadi 550,85 , pada perdagangan Rabu 13 Agustus 2025 waktu setempat, atau Kamis pagi WIB.

Indeks DAX Jerman ditutup menguat 0,67 persen atau 160,81 poin menjadi 24.185,59, setelah tiga sesi penurunan. 

Inflasi Jerman menyusut jadi 1,8 persen pada Juli, mengonfirmasi data awal dari ekonomi terbesar Eropa tersebut.

Indeks FTSE 100 Inggris naik 0,19 persen atau 17,42 poin menjadi 9.165,23. CAC Prancis menguat 0,66 persen atau 51,55 poin menjadi 7.804,97.

Saham perawatan kesehatan melonjak 1,6 persen. Saham produsen gearbox tank Jerman, Renk, melesat 2 persen setelah melaporkan pendapatan kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan.

Produsen suplemen nutrisi, Glanbia, menjadi yang berkinerja terbaik di indeks STOXX 600, sahamnya meroket 15,8 persen, setelah meningkatkan prospek laba setahun penuhnya.

Saham perusahaan asuransi Inggris, Beazley, anjlok 12,3 persen, hari terburuknya sejak September 2020.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya