Berita

Kepala Diskominfotik Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaludin menghadiri gelaran SAS Innovate di Singapura, Rabu 13 Agustus 2025. (Foto: PPID Pemprov DKI Jakarta)

Tekno

Jakarta Tancap Gas Bangun Smart City Berbasis Data dan AI

KAMIS, 14 AGUSTUS 2025 | 00:28 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Pemprov DKI Jakarta memanfaatkan data dan Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan untuk pelayanan warga. Penggunaan data dan kecerdasan buatan ini sebagai upaya mewujudkan Jakarta sebagai smart city.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) Provinsi DKI Jakarta, Budi Awaludin saat menjadi pembicara dalam sesi Fireside Chat bertajuk “Powering Jakarta’s Smart City Future with Data, AI, and Citizen-Centric Innovation” pada gelaran SAS Innovate di Singapura. 

Acara ini mempertemukan para pemimpin kota, pelaku industri, dan pakar teknologi untuk membahas pemanfaatan data dan kecerdasan buatan dalam membangun kota cerdas yang inklusif dan adaptif.


Budi menyatakan, konsep smart city bagi Jakarta bukan sekadar menambah teknologi, melainkan pendekatan terpadu yang memadukan data, teknologi, dan keterlibatan warga untuk menjawab tantangan perkotaan yang kompleks.

“Kota dikatakan cerdas ketika mampu merespons kompleksitas dengan adaptif dan empati terhadap warganya," kata Budi di hadapan ratusan peserta SAS Innovate, pada Rabu 13 Agustus 2025.

Budi melanjutkan bahwa visi Jakarta adalah sebagai pusat perekonomian nasional dan kota global, dengan kualitas hidup yang lebih baik, pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, dan akses yang setara bagi semua warga.

Budi menjelaskan, saat ini Jakarta berada di peringkat ke-74 Global City Index dan menargetkan masuk 20 besar dunia pada 2045, bertepatan dengan 100 tahun kemerdekaan Indonesia. 

Upaya tersebut diwujudkan melalui penguatan layanan publik berbasis digital, seperti aplikasi JAKI (Jakarta Kini) yang menjadi Superapp resmi Pemprov DKI Jakarta. 

JAKI mengintegrasikan berbagai layanan publik, mulai dari pengaduan warga, pemantauan kualitas udara, hingga peringatan dini bencana, dan telah direplikasi di sejumlah daerah lain di Indonesia.

Selain itu, Jakarta terus memperluas infrastruktur teknologi, termasuk pengoperasian 1.500 CCTV dengan target 5.000 unit pada 2026, serta pemanfaatan synthetic data untuk uji coba kebijakan sebelum diterapkan.

“Prinsip kami sederhana: data harus dapat diakses, dipercaya, dan digunakan untuk pengambilan keputusan yang berdampak. Data bukan hanya dikumpulkan, tetapi dikontekstualisasikan untuk berpikir dan bertindak,” kata Budi.

Melalui forum SAS Innovate ini, Pemprov DKI Jakarta menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik dengan pemerintah, dunia usaha, maupun masyarakat, untuk membangun ekosistem inovasi yang mendukung keberlanjutan kota.

“Kami ingin menjadikan Jakarta sebagai laboratorium urban terbesar di kawasan, tempat ide, inovasi, dan solusi diuji dalam konteks nyata yang menantang sekaligus penuh peluang,” kata Budi.

Dalam kesempatan itu, Budi juga mengumumkan, Pemprov DKI segera meluncurkan portal open data yang mengintegrasikan data dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemprov DKI. 

Portal ini dirancang khusus untuk mempermudah akses publik terhadap data resmi, memperkuat transparansi, serta mendorong pemanfaatan data dalam inovasi layanan.





Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Pramono Klaim 96 Persen Warga Ingin CFD Rasuna Said Berlanjut

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:20

Garuda Institute Minta BGN Utamakan Kualitas daripada Kuantitas

Minggu, 07 Juni 2026 | 10:12

Balas Serangan AS, Iran Gempur Pangkalan Bahrain dan Kuwait

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:58

Ditjenpas Benahi Overkapasitas dan Tingkatkan Keamanan Lapas

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:54

Paus Leo XIV Sebut Perang AS-Iran Tidak Adil

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:11

Bukan Sekadar Ganti Pejabat, Reshuffle Kabinet Harus Pulihkan Ekonomi

Minggu, 07 Juni 2026 | 09:00

Bupati Pati Sudewo Ditahan di Rutan Semarang Jelang Sidang Dua Perkara

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:56

Suhud Alynudin Akan Dilantik Jadi Ketua DPRD DKI Senin Besok

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:27

Koperasi Didorong Masuk Ekosistem Industri Gula

Minggu, 07 Juni 2026 | 08:02

Gus Salam Serap Aspirasi Nahdliyin Sulsel Jelang Muktamar NU

Minggu, 07 Juni 2026 | 07:52

Selengkapnya