Berita

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi. (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

Pergantian Direksi KAI Tidak Terkait Kecelakaan Kereta Api

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 21:16 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan bahwa perombakan besar-besaran jajaran direksi dan dewan komisaris PT Kereta Api Indonesia (Persero) tidak berkaitan dengan tiga insiden kecelakaan kereta api yang terjadi sebelumnya.

“Ini merupakan hak dan kewenangan Danantara dalam melakukan pergantian baik direksi maupun komisaris,” ujar Dudy di kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Jakarta, Rabu, 13 Agustus 2025.

Dudy Purwagandhi memastikan pihaknya akan melakukan evaluasi dan perbaikan setiap kali terjadi kecelakaan kereta api.


“Setiap kecelakaan kami akan lakukan perbaikan apabila memang terjadi hal-hal yang menjadi kesalahan, baik operator maupun juga dari pihak Kementerian Perhubungan,” ujar Dudy.

Adapun soal perombakan dilakukan melalui Surat Keputusan Menteri BUMN dan Direktur Utama PT Danantara Asset Management selaku pemegang saham KAI. 

Didiek Hartantyo diberhentikan sebagai Direktur Utama dan digantikan Bobby Rasyidin, dengan Dody Budiawan sebagai Wakil Direktur Utama.

Selain itu, jajaran direksi baru meliputi I Gede Darmayusa, Wilman Hatoguan Marudut Sidjabat, Atih Nurhayati, Rafli Yandra, dan Indarto Pamoengkas. 

Sementara di jajaran komisaris, ditetapkan Purnomo Sucipto dan I Wayan Sugiri sebagai komisaris, serta Arnanto dan Raizal Arifin sebagai komisaris independen. Said Aqil Siradj tetap menjabat sebagai komisaris utama.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya