Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad memenuhi panggilan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan pada Rabu, 13 Agustus 2025./RMOL

Hukum

Abraham Samad Diperiksa Polisi Gara-Gara Podcast Ijazah Jokowi

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 13:59 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2011-2015, Abraham Samad diperiksa Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Rabu, 13 Agustus 2025.

Ia diperiksa berkaitan dengan podcast-nya membahas ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo.

"Podcast saya semua isinya bersifat edukasi, memberikan orang pencerahan, jalan, petunjuk tentang hak dan kewajiban mereka yang harus dilindungi. Itu isi podcast saya," kata Abraham di Polda Metro Jaya. 


Oleh karena itu, ia heran jika podcast yang disiarkan di kanal YouTube pribadinya itu dipersoalkan. Ia bahkan menegaskan jika hal tersebut masuk dalam kategori pembungkaman kebebasan berpendapat dan kebebasan berekspresi.

"Yang paling berbahaya lagi, bahwa pemanggilan saya ini adalah sebuah tujuan, proses, ingin mempersempit adanya ruang demokrasi. Ini mengancam demokrasi kita," ucap Abraham.

Pemeriksaan Abraham Samad ini sebelumnya sudah dibocorkan kuasa hukum Roy Suryo, Khozinudin. Ia menyebut Abraham Samad masuk dalam deretan saksi terlapor.

"Abraham Samad sudah menerima panggilan sebagai saksi (terlapor) dan akan diperiksa pada hari Rabu (hari ini)," kata Khozinudin, Senin, 11 Agustus 2025.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

PKB Merawat NU Tanpa Campuri Urusan Internal

Kamis, 05 Februari 2026 | 18:01

Polisi: 21 Karung Cacahan Uang di TPS Liar Terbitan BI

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:56

Seskab: RI Belum Bayar Iuran Board of Peace, Sifatnya Tidak Wajib

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:51

Ekonomi Jakarta Tumbuh Positif Sejalan Capaian Nasional

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:46

Amdatara Gelar Rakernas Perkuat Industri Air Minum Berkelanjutan

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:30

Mahfud Sebut Sejarah Polri Dipisah dari Kementerian Hankam karena Dikooptasi

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:14

AHY Optimistis Ekonomi Indonesia Naik Kelas

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:13

Gaya Komunikasi Yons Ebit Bisa Rusak Reputasi DPN Tani Merdeka

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:08

Juda Agung Ngaku Mundur dari BI karena Ditunjuk Prabowo Jadi Wamenkeu

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:05

Tragedi Anak di Ngada Bukti Kesenjangan Sosial Masih Lebar

Kamis, 05 Februari 2026 | 17:04

Selengkapnya