Berita

Prabowo Subianto dan Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Dukung Prabowo, PDIP Harus Perbaiki Keadaan Akibat Perilaku Kader Durhaka

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 10:46 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) perlu memperbaiki keadaan akibat dampak dari perilaku kadernya, Joko Widodo alias Jokowi, dengan mendukung penuh pemerintahan Prabowo Subianto.

Menurut Direktur Eksekutif Studi Demokrasi Rakyat (SDR), Hari Purwanto, dukungan PDIP kepada Prabowo bisa saja diartikan karena amnesti yang diberikan kepada Hasto Kristiyanto. 

Jika melihat sejarah masa lalu, hubungan Megawati Soekarnoputri dengan Prabowo sudah lama terbangun bahkan sebelum adanya Partai Gerindra.


*Bahkan orang sekeliling Prabowo Subianto juga pernah ber-PDIP. Dukungan PDIP kepada Prabowo tidak hanya didasari politik tapi lebih dari itu," kata Hari kepada RMOL, Rabu, 13 Agustus 2025.

Meskipun Prabowo diingkari akan perjanjian Batu Tulis oleh PDIP pada 2014 lalu, menurut Hari, PDIP telah menunaikan janji tersebut saat ini.

"PDIP harus memperbaiki keadaan karena dampak dan perilaku 'Kader Durhaka' yang bernama Joko Widodo," pungkas Hari.

Perjanjian Batu Tulis berisi tujuh pasal dengan pasal pamungkas soal komitmen Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mendukung pencalonan Ketum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2014. Namun perjanjian tersebut kemudian tidak jadi nyata, di Pilpres 2014 silam PDIP mengusung Joko Widodo-Jusuf Kalla.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya