Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Harga Emas Dunia Naik Tipis setelah Laporan Data Inflasi AS

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 07:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas naik tipis setelah laporan data inflasi menunjukkan harga konsumen Amerika Serikat (AS) meningkat sepanjang Juli, sehingga membuka peluang bagi Federal Reserve untuk memangkas suku bunga bulan depan.

Indeks harga konsumen (CPI) naik 0,2 persen bulan lalu setelah tumbuh 0,3 persen pada Juni, menurut Biro Statistik Tenaga Kerja Departemen Tenaga Kerja AS. 

Dalam 12 bulan hingga Juli, CPI meningkat 2,7 persen setelah naik 2,7 persen pada Juni


Kurs Dolar AS yang turun sedikit membuat emas batangan lebih murah bagi pembeli yang memegang mata uang lain.

Pasar juga akan menantikan data lain yang akan dirilis minggu ini termasuk Indeks Harga Produsen (PPI) Amerika, klaim pengangguran mingguan, dan penjualan ritel.

Selain emas, logam lainnya juga terpantau menguat, kecuali paladium. 

Dikutip dari Reuters, berikut pergerakan harga logam pada perdagangan Selasa 12 Agustus 2025 waktu setempat atau Rabu pagi WIB.

- Emas spot naik 0,1 persen menjadi 3.347,34 Dola AS per ons
- Emas berjangka AS untuk kontrak pengiriman Desember ditutup melemah 0,2 persen menjadi 3.399 Dolar AS per ons

Sehari sebelumnya, harga emas berjangka anjlok lebih dari 2 perse setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan di media sosial bahwa dia tidak akan mengenakan tarif pada emas batangan impor. 

- Perak spot menguat 0,9 persen menjadi 37,92 Dolar AS per ons
- Platinum menguat 0,9 persen menjadi 1.338,73 Dolar AS
- Paladium anjlok 0,5 persen menjadi 1.129,57 Dolar AS.  

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya