Berita

Presiden IDN-United Harry Utomo. (Foto:IDN-United)

Politik

Diaspora Global Summit 2

IDN-United Tingkatkan Kontribusi Diaspora pada Pembangunan RI

RABU, 13 AGUSTUS 2025 | 00:23 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Indonesian Dispora Network United atau IDN-United menyelenggarakan Diaspora Global Summit 2 di Jakarta. Kegiatan yang akan digelar pada 12-13 Agustus 2025 tersebut dihadiri sejumlah menteri kabinet Presiden Prabowo Subianto. 

Chairman IDN-United Edward Wanandi mengatakan, IDN-United mengangkat tema Connecting Global Talent with Home. Tema tersebut sekaligus menegaskan tujuan penyelenggaran Diaspora Global Summit 2 di Jakarta. Yakni memastikan bahwa diaspora Indonesia dapat terhubung pada Indonesia sebagai negara asal dan memberi sumbangsih lebih besar kepada negara. 

Menurut Edward, saat ini ada banyak ruang yang bisa diisi oleh talenta Indonesia di luar negeri. Ia mencontohkan dua bidang potensial, yakni nursing dan constructions worker


Edward mengatakan, ada puluhan sampai ratusan ribu posisi pada bidang tersebut yang bisa diisi oleh pekerja migran dari Indonesia. Namun demikian, masih ada beberapa problem yang harus ditangani bersama-sama. 

”Itu yang saya advokasikan atau berikan pemikiran kepada Departemen Pendidikan, terutama Dikti (Pendidikan Tinggi). Karena ini menyangkut training dari nurse dan saya minta bahasanya selalu ditingkatkan, kalau perlu tiga kali lipat,” kata Edward dalam keterangannya, dikutip Selasa 12 Agustus 2025.

Sebagai forum yang mempertemukan ribuan diaspora Indonesia bertalenta, IDN-United menyatakan bahwa Diaspora Global Summit 2 di Jakarta akan menjadi forum yang sangat strategis. Lewat agenda itu, IDN-United ingin kontribusi diaspora Indonesia dalam membangun negara melalui peningkatan daya saing di kancah global semakin besar. 

Presiden IDN-United Harry Utomo menyampaikan bahwa pihaknya ingin diaspora Indonesia membagikan pengetahuan, pengalaman, dan pemikiran baru untuk Indonesia. 

Menurutnya, ada sekitar 2.500 diaspora yang sudah menyatakan keinginan untuk hadir dalam event tersebut. 

”Saatnya membuat perubahan nyata, dari yang kecil hingga yang besar, demi masa depan Indonesia,” kata Harry.

Ribuan diaspora yang direncanakan hadir dalam Diaspora Global Summit 2 tersebut sudah berpengalaman di berbagai bidang. Mulai teknologi, energi, pendidikan, artificial intelligence, keimigrasian, kesehatan, UMKM, finansial, sampai manufaktur. 

Dalam acara itu, mereka akan dipertemukan dengan pemangku kepentingan nasional di Indonesia. Baik pemerintah, dunia usaha, maupun akademisi.


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Purbaya Soal Pegawai Rompi Oranye: Bagus, Itu Shock Therapy !

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:16

KLH Dorong Industri AMDK Gunakan Label Emboss untuk Dukung EPR

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:05

Inflasi Jakarta 2026 Ditargetkan di Bawah Nasional

Jumat, 06 Februari 2026 | 14:04

PKB Dukung Penuh Proyek Gentengisasi Prabowo

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:57

Saham Bakrie Group Melemah, Likuiditas Tinggi jadi Sorotan Investor

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:51

Klaim Pemerintah soal Ekonomi Belum Tentu Sejalan dengan Penilaian Pasar

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:50

PN Jaksel Tolak Gugatan Ali Wongso pada Depinas SOKSI

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:48

Purbaya Optimistis Peringkat Utang RI Naik jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:32

IHSG Melemah Tajam di Sesi I, Seluruh Sektor ke Zona Merah

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:27

Prabowo Dorong Perluasan Akses Kerja Profesional Indonesia di Australia

Jumat, 06 Februari 2026 | 13:16

Selengkapnya