Berita

Ilustrasi/RMOL

Bisnis

Perusahaan Hashim Borong 30 Juta Saham WIFI

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 12:54 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengusaha Hashim Djojohadikusumo lewat PT Investasi Sukses Bersama (ISB) memborong 30 juta saham PT Solusi Sinergi Digital Tbk atau Surge (WIFI) dengan harga Rp 2.880 per lembar.

ISB merupakan pemegang saham pengendali WIFI dengan porsi kepemilikan saham lebih dari 50 persen. Hashim yang berada di balik ISB juga terus memperbesar kepemilikannya.

Dalam keterbukaan informasi pada Senin 11 Agustus 2025, Direktur WIFI, Shannedy Ong mengatakan,  transaksi tersebut dilakukan pada 8 Agustus lalu dan mencapai nilai Rp86,7 miliar.


"Tujuan transaksi untuk menambah portofolio efek," jelasnya. 

Dengan transaksi tersebut, kepemilikan saham ISB pada saham WIFI bertambah. Sebelumnya, pengendali memiliki 2,85 miliar saham (53,65 persen) dan kini menjadi 2,88 miliar saham (54,22 persen).

Berdasarkan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Hashim lewat ISB membeli saham WIFI melalui berbagai sekuritas. Yang terbesar melalui Yakin Bertumbuh Sekuritas (YB) sebanyak 2,27 miliar saham yang diikuti oleh Yuanta Sekuritas (FS) sebanyak 91 juta saham.

Menurut catatan BEI, WIFI mengoperasikan sejumlah lini bisnis di sektor digital, termasuk penyediaan infrastruktur jaringan serat optik, solusi konektivitas untuk industri, serta pengembangan layanan berbasis data. 

Saham WIFI bergerak di zona hijau hingga penutupan perdagangan Senin.  Saham WIFI menguat 5,47 persen ke harga Rp 2.700 per lembar saham. 

Sepanjang semester I-2025, WIFI mencatat lonjakan kinerja keuangan. Pendapatan melesat 66 persen menjadi Rp513,5 miliar sementara laba bersihnya tumbuh 154 persen menjadi Rp227,8 miliar.

EBITDA WIFI  juga meningkat signifikan hingga 118 persen menjadi Rp467,4 miliar. Adapun kas dan setara kas tercatat Rp1,04 triliun, naik tajam dari enam bulan sebelumnya Rp18,5 miliar, didukung oleh aktivitas pembiayaan dan penggalangan dana.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya