Berita

Anggota Komisi IX DPR RI Irma Suryani Chaniago/RMOL

Politik

DPR Desak BPOM hingga Polri Razia Vape Zombie

SELASA, 12 AGUSTUS 2025 | 10:36 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rokok elektronik (vape) yang mengandung etomidate dan dapat membuat penggunanya menjadi seperti ‘zombie’ kini dikabarkan juga masuk ke Indonesia setelah sebelumnya marak beredar di Singapura dan Malaysia.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IX DPR RI fraksi Nasdem Irma Suryani Chaniago mendesak Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) agar segera merespon cepat merazia masuknya barang terlarang itu.

"Yang pertama tentu kami akan sampaikan pada BPOM terkait izin edar ataupun razia jika ilegal import," tegas Irma kepada wartawan, Selasa 12 Agustus 2025.


Selain BPOM, Legislator Nasdem ini juga meminta agar Polri bersama imigrasi serta pihak-pihak terkait agar segera melakukan penyitaan barang-barang ilegal tersebut.

"Kedua tentu BPOM harus bekerjasama dengan aparat (Kepolisian dan Imigrasi , Syahbandar atau KPLP) dalam rangka penyitaan barang-barang ilegal tersebut," tegasnya.

Lebih lanjut, Irma yang juga legislator dapil Sumsel ini pun berharap tentu peran 
para orang tua harus lebih waspada pada anak-anaknya agar tidak mengkonsumsi rokok electronic (vape) tersebut.

Sebelumnya, Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Kepulauan Riau (Kepri) mewaspadai peredaran rokok elektronik (vape) mengandung etomidate dimana penggunaannya bisa membuat seseorang menjadi seperti zombie.

Direktur Resnarkoba Polda Kepri Kombes Pol. Anggoro Wicaksono mengatakan pihaknya menemukan adanya peredaran rokok elektrik “zombie” tersebut di wilayah hukum Kepri.

“Tentu kami waspada dengan masuknya vape etomidate ini, tapi sepanjang kami melakukan pengamatan belum ditemukan vape zombie ini beredar di Kepri,” kata Anggoro di Batam, Minggu 10 Agustus 2025.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya