Berita

Gibran Rakabuming Raka/RMOL

Politik

Pemberian Abolisi-Amnesti Diduga jadi Penyebab Perubahan Sikap Gibran

SENIN, 11 AGUSTUS 2025 | 18:57 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

RMOL. Pemberian abolisi untuk terdakwa kasus impor gula Tom Lembong dan amnesti untuk terdakwa suap Harun Masiku Hasto Kristiyanto jadi salah satu biang kerok dinginnya sikap Wapres Gibran Rakabuming Raka kepada para menteri-menteri di acara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer, di Batujajar, Jawa Barat, Minggu, 10 Agustus 2025.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menuturkan renggangnya hubungan Gibran dengan para menterinya barangkali karena pemberian abolisi dan amnesti kepada rival Gibran di Pilpres 2024 kemarin.

“Bahkan dengan Bahlil pun terkesan ada perubahan, bisa saja ini imbas keputusan amnesti dan abolisi Presiden Prabowo ke Tom Lembong dan Hasto yang membuat renggangnya hubungan Prabowo dan Jokowi, Gibran ikut terbawa dalam situasi itu,” kata Dedi kepada Kantor Berita Politik dan Ekonomi RMOL, Senin, 11 Agustus 2025.


Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka tertangkap kamera tidak menyalami Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, Menko Infrastruktur sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono; Menko Pemberdayaan Masyarakat sekaligus Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar; serta Ketua DPR Puan Maharani.
 
Dalam momen tersebut, Gibran lebih memilih salaman dengan sejumlah elite TNI, seperti Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Maruli Simanjuntak dan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU), Marsekal Tonny Harjono.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sultan Usul Hanya Gubernur Dipilih DPRD

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:08

Menlu Serukan ASEAN Kembali ke Tujuan Awal Pembentukan

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:03

Eks Bupati Dendi Ramadhona dan Barbuk Korupsi SPAM Diserahkan ke Jaksa

Rabu, 14 Januari 2026 | 16:00

Hakim Ad Hoc: Pengadil Juga Butuh Keadilan

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:59

Mens Rea Pandji: Kebebasan Bicara Bukan Berarti Kebal Hukum

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:50

Pemblokiran Grok Harus Diikuti Pengawasan Ketat Aplikasi AI

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:37

Alasan Pandji Pragiwaksono Tak Bisa Dijerat Pidana

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:31

Korupsi Aluminium Inalum, Giliran Dirut PT PASU Masuk Penjara

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Raja Juli Tunggu Restu Prabowo Beberkan Hasil Penyelidikan ke Publik

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:27

Hakim Ad Hoc Ternyata Sudah 13 Tahun Tak Ada Gaji Pokok

Rabu, 14 Januari 2026 | 15:23

Selengkapnya