Berita

Ilustrasi CFD Jakarta/Ist

Bisnis

Ekonomi Jakarta Diprediksi Moncer, BI Ungkap Faktor Penentunya

MINGGU, 10 AGUSTUS 2025 | 12:28 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Bank Indonesia memperkirakan perekonomian DKI Jakarta pada Triwulan III 2025 tetap tumbuh kuat dan solid, didukung optimisme konsumen, peningkatan penjualan eceran, dan menguatnya kegiatan dunia usaha di berbagai sektor.

Proyeksi ini didasarkan pada sejumlah indikator survei yang menunjukkan tren positif untuk tiga hingga enam bulan ke depan.

“Hasil survei konsumen menunjukkan ekspektasi yang meningkat di aspek ketersediaan lapangan kerja, penghasilan, dan aktivitas usaha. Indeks berada di level optimis yang terus naik,” kata Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan, Minggu, 10 Agustus 2025.



Usaha (SKDU) juga memperlihatkan peningkatan saldo bersih tertimbang di sektor perdagangan, transportasi-pergudangan, jasa perusahaan, jasa keuangan, dan jasa pendidikan, seluruhnya lebih tinggi dibandingkan Triwulan II 2025.

“Penjualan eceran pun naik, didorong permintaan barang rumah tangga, penjualan suku cadang dan aksesori kendaraan, serta barang konsumsi lainnya,” ucapnya.

Dari sisi inflasi, pada Juli 2025 Indeks Harga Konsumen (IHK) Jakarta mencatat kenaikan 0,11 persen (mtm), lebih rendah dari bulan sebelumnya (0,13 persen).

Iwan menjelaskan, secara tahunan, inflasi tercatat 2,25 persen (yoy), di bawah inflasi nasional sebesar 2,37 persen. Ia mengatakan, rendahnya inflasi terutama disumbang penurunan tarif angkutan udara akibat insentif pemerintah di masa liburan.

“Meski demikian, terdapat tekanan dari komoditas hortikultura seperti bawang merah dan cabai rawit akibat cuaca basah di daerah pemasok,” katanya.

Iwan menyampaikan, ketahanan harga di Jakarta relatif terjaga berkat koordinasi TPID dan BUMD pangan, meski pasokan luar daerah terganggu.

Inflasi tahunan Jakarta juga masih lebih rendah dibandingkan Kota Bogor dan Kota Depok. Ke depan, inflasi diproyeksikan berada di kisaran sasaran 2,5±1 persen, didukung pasokan pangan yang mencukupi.

“Namun, BI tetap mewaspadai risiko kenaikan harga gabah dan beras, cuaca yang memengaruhi masa tanam hortikultura, serta dinamika harga emas dan pangan global di tengah ketidakpastian geopolitik,” ucapnya.

Pertumbuhan ekonomi Jakarta, lanjutnya, diperkirakan di kisaran 4,6–5,4 persen untuk keseluruhan 2025, cenderung sedikit di bawah titik tengah. 

Optimisme ini ditopang daya beli masyarakat yang kuat, dominasi tenaga kerja formal, serta berbagai event berskala nasional dan internasional. Investasi juga terus mengalir lewat proyek strategis multiyears seperti MRT, LRT, dan TOD.

“BI mengingatkan, dinamika global tetap menjadi faktor yang perlu dicermati, namun inflasi diyakini akan terkendali berkat program pengendalian 4K yakni Keterjangkauan Harga, Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Komunikasi Efektif, dan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) yang diperkuat kolaborasi lintas daerah,” tandasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Periksa Pejabat Pemprov Jatim di Kasus Dana Hibah

Senin, 13 Juli 2026 | 14:40

UPDATE

Analisis di Balik Penerimaan Eksepsi Dokter Tifa

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:52

Legislator PDIP Desak Pemerintah Benahi Infrastruktur Hulu Migas

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:34

Panglima TNI: Perang Narasi Salah Satu Ancaman Paling Berbahaya Saat Ini

Jumat, 24 Juli 2026 | 01:17

PABPDSI Kawal Program Nasional Hingga ke Desa Lewat 8 Satgas Asta Cita

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:55

MBG dan Peluang Besar Bangun Ekonomi Desa

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:30

Pemerintah Buka Opsi Biayai Utang Proyek Whoosh Pakai Panda Bond

Jumat, 24 Juli 2026 | 00:05

Korupsi Pakan Satwa Rp10,2 Miliar, DPR Minta Eks Dirut KBS Dihukum Berat

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:45

Lulus S2 Hukum, Mikael Saragih Ungkap PR Hukum Indonesia Tak Lagi soal Kekurangan UU

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:37

BEM Kristiani Se-Indonesia Desak Kejagung Segera Tangkap Febrie Adriansyah

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:16

Polri dan FBI Sepakat Perkuat Kerja Sama Penanganan Kejahatan Transnasional

Kamis, 23 Juli 2026 | 23:03

Selengkapnya