Berita

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid/RMOL

Politik

MPR Wanti-wanti Kesiapan Indonesia Tampung Dua Ribu Warga Palestina

JUMAT, 08 AGUSTUS 2025 | 14:15 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Rencana Presiden Prabowo mengevakuasi sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban konflik untuk diobati di Pulau Galang, Batam, disambut baik Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid. 

Namun begitu, Hidayat mewanti-wanti pemerintah Indonesia untuk memastikan kesiapan dari pihak terkait, dalam hal ini Palestina dan negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI). 

“Jadi menurut saya memang sebaiknya lebih berhati-hati,” ujar Hidayat kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Jumat 8 Agustus 2025. 


Hidayat menyarankan pemerintah agar terlebih dahulu memastikan tentang persetujuan dari seluruh pihak di Palestina. Kemudian, kesiapan di Indonesia itu sendiri. 

Selain itu yang tak kalah penting adalah memastikan bahwa Gaza, West Bank, dan Masjidil Aqsha, sebagai kawasan-kawasan yang memang nanti akan menjadi kawasan Palestina merdeka, tetap terjaga. 

“Jangan sampai kemudian nanti mereka dibawa keluar, dan ternyata Israel dibiarkan tetap menguasai Gaza, menguasai West Bank, menguasai Masjidil Aqsa, terus nanti mereka akan kembali ke mana? Kalau Israel justru dibiarkan menguasai daerah yang merupakan daerah Palestina itu,” kata Wakil Ketua Majelis Syuro PKS ini. 

Atas dasar itu, Hidayat mewanti-wanti betul rencana baik pemerintah tersebut. 

“Dengan syarat, juga dalam konteks kita, kalau bisa disetujui, mereka dibawa kemari betul-betul di sini sudah siap. Jadi, disetujui oleh semua pihak dan di sini memang benar-benar siap dan nanti mereka bisa kembali ke Palestina. Jangan sampai kemudian mereka dibawa kemarin, ternyata Palestina sudah hilang karena Israel menguasai Gaza, menguasai West Bank, dan menguasai Masjidil Aqsha,” pungkasnya.

Diberitakan RMOL sebelumnya, Presiden Prabowo kembali berencana memerintahkan evakuasi terhadap sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban konflik berkepanjangan untuk diobati di Indonesia, tepatnya di Pulau Galang, Batam.

Informasi tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO), Hasan Nasbi, dalam keterangannya kepada media di Jakarta pada Kamis, 7 Agustus 2025.

“Presiden kemarin juga memberikan arahan untuk Indonesia memberikan bantuan pengobatan untuk sekitar 2.000 warga Gaza yang menjadi korban perang. Yang luka-luka, yang mengalami apa, mungkin kena bom, kena reruntuhan, dan segala macam,” kata Hasan.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

UPDATE

OASE III PTKIN 2026: UIN Sunan Kalijaga Raih Juara Umum

Sabtu, 07 November 2026 | 08:19

Wall Street Rebound, Nasdaq Masih Babak Belur

Sabtu, 07 November 2026 | 08:05

Luruskan Tudingan Rekayasa, Muhammad Munawar: Proses Etik Dasaad Dilakukan secara Kelembagaan

Sabtu, 07 November 2026 | 07:38

Siapa Stephen Miller, Orang Kepercayaan Trump yang Jadi Kepala Staf Gedung Putih?

Sabtu, 07 November 2026 | 07:28

Gejolak Politik AS dan Krisis Prancis Tekan Pasar Saham Eropa

Sabtu, 07 November 2026 | 07:10

Ahmad Doli Kurnia dan Masa Depan Golkar

Sabtu, 07 November 2026 | 06:50

Penyadapan Presiden Bukan Pengalihan Isu, Tapi Operasi Terorganisir

Sabtu, 07 November 2026 | 06:25

Palestina dan Percaturan Imperium Global

Sabtu, 07 November 2026 | 05:59

Penyadapan Prabowo Ancaman Serius terhadap Negara

Sabtu, 07 November 2026 | 05:41

Kasus Listyo Sigit Momentum Evaluasi Sistem Keamanan Nasional

Sabtu, 07 November 2026 | 05:18

Selengkapnya