Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Ternyata Dirancang Jadi Presiden dari Tahun 1990

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 16:08 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Begawan ekonomi Prof Soemitro Djojohadikusumo ternyata sudah merancang anaknya, Prabowo Subianto menjadi Presiden RI sejak tahun 1990.

Hal ini diungkap mantan Sekretaris Prof Soemitro Djojohadikusumo, Nehemia Lawalata dalam sebuah video yang dikutip redaksi Kamis 7 Agustus 2025.

"Beliau bilang saya seperti petani yang ditugaskan menabur benih di seluruh Indonesia, untuk apa? Untuk pada saatnya nanti Prabowo menjadi presiden," kata Nehemia.


Nehemia mengatakan pada 29 Mei 1990, dirinya mendapatkan tugas khusus dari Prof Soemitro untuk berkeliling Indonesia menyampaikan tulisan-tulisan buah pikiran menteri era Orde Lama dan Orde Baru itu ke seluruh Indonesia.

"Saya diminta beliau belajar dari rakyat, karena rakyat merupakan sumber ilmu pengetahuan, setelah kitab-kitab suci," kata Nehemia.

Sejak itulah, hingga tahun 1994, Nehemia berkeliling Indonesia untuk menabur benih pemikiran Prof Soemitro terkait politik dan ekonomi dari Sabang sampai Merauke.

"Setelah dari Samarinda ke Makassar, kemudian kembali ke Jakarta beliau memanggil saya," kata Nehemia.

Di situlah Prof Soemitro membuka rahasia bahwa tugas yang diberikan kepada Nehemia terkait rencananya menjadikan Prabowo Subianto menjadi presiden berikutnya.

"Beliau sudah merancang seorang pemimpin besar ke depan, dari tahun 1990 sampai 2024 sekitar 34 tahun," kata Nehemia.

"Sebuah pemikiran, visi yang luar biasa. Makna dari segala makna adalah demokrasi, ekonomi, kerakyatan, dan demokrasi politik yang musyawaran mufakat. Itu yang menjadi inti dari ajaran Prof Soemitro," imbuhnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya