Berita

Kebersamaan Anies Baswedan dan Tom Lembong/Ist

Politik

Duet ATOM Menguat, Partai Mana yang Berani Dukung?

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 13:11 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Usai bebasnya Tom Lembong melalui pemberian abolisi oleh Presiden Prabowo Subianto, wacana duet Anies Baswedan dan Tom Lembong di Pilpres 2029 mulai ramai diperbincangkan pendukung loyal Anies. 

Bahkan, julukan ATOM atau akronim dari Anies-Tom kini sudah digaungkan di berbagai kanal media sosial.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah, Adi Prayitno, menilai fenomena ini sebagai bagian dari luapan emosional pendukung Anies atas kebebasan sahabat dekatnya itu.


“ATOM sepertinya bagian euforia dari bebasnya Tom dari kasus hukum dan kesetiakawanan dua sahabat ini. Wajar kalau kemudian anak-anak abah mulai mau duetkan ini sosok di Pilpres 2029,” kata Adi, kepada RMOL, Kamis, 7 Agustus 2025.

Menurutnya, dalam dunia politik, wacana seperti ini sangat mungkin berkembang, apalagi dengan Presidential Threshold yang kini sudah nol persen.

“Namanya politik, kalau ada kesempatan, dan ada partai yang mau usung, boleh juga ini duet ATOM di 2029 nanti,” ujarnya.

Saat ditanya soal etika jika Tom benar-benar maju melawan Prabowo yang telah memberinya abolisi, Adi menilai itu bukan persoalan besar. Dalam politik, kata dia, semuanya serba mungkin.

“Politik kita bebas aja,” singkat Direktur Parameter Politik Indonesia tersebut.

Ia menambahkan, tidak seperti Hasto Kristiyanto yang langsung mendapat dukungan politik dari partainya setelah menerima amnesti, Tom Lembong justru tidak menunjukkan tanda-tanda akan bergabung ke kubu pemerintah.

“Kalo Tom kan dengan pendukungnya yang beririsan dengan Anies, tak ada instruksi bagi anak-anak abah untuk dukung 08. Tak ada instruksinya,” pungkas Adi.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Keterlambatan Klarifikasi Eggi Sudjana Memicu Fitnah Publik

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:10

DPRD DKI Sahkan Dua Ranperda

Kamis, 15 Januari 2026 | 02:05

Tak Ada Kompromi dengan Jokowi Sebelum Ijazah Palsu Terbongkar

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:37

Pernyataan Oegroseno soal Ijazah Jokowi Bukan Keterangan Sembarangan

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:22

Bongkar Tiang Monorel

Kamis, 15 Januari 2026 | 01:00

Gus Yaqut, dari Sinar Gemilang hingga Berlabel Tersangka

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:44

IPC Terminal Peti Kemas Bukukan Kinerja 3,6 Juta TEUs

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:34

Jokowi vs Anies: Operasi Pengalihan Isu, Politik Penghancuran Karakter, dan Kebuntuan Narasi Ijazah

Kamis, 15 Januari 2026 | 00:03

Eggi Sudjana dan Jokowi Saling Puji Hebat

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:41

Ketidakpastian Hukum di Sektor Energi Jadi Ancaman Nyata bagi Keuangan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 23:39

Selengkapnya