Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Pilih Rekonsiliasi, Prabowo Rangkul Lawan Politik sebagai Mitra

KAMIS, 07 AGUSTUS 2025 | 10:09 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Publik dikejutkan dengan pemberian abolisi kepada mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong dan amnesti kepada Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto menjelang peringatan Hari Kemerdekaan 17 Agustus.

Langkah ini dinilai bukan sekadar keputusan hukum, melainkan bagian dari strategi besar politik Presiden Prabowo Subianto dalam meredam ketegangan politik dan menyatukan kekuatan nasional.

“Langkah ini bukan sekadar gestur hukum, tapi bagian dari strategi besar politik Prabowo Subianto dalam mengelola perbedaan, menyatukan kekuatan nasional, dan menjinakkan ketegangan politik pasca-Pemilu 2025,” ujar Anggota Dewan Pakar DPP Nasdem, Mohsen Hasan A, dalam keterangannya, Kamis, 7 Agustus 2025.


Ia menilai, abolisi kepada Tom Lembong, tokoh teknokrat pasar dan mantan Menteri Perdagangan era Presiden ke-7 RI Joko Widodo, merupakan sinyal bahwa pemerintahan Prabowo ingin merangkul kelompok profesional yang selama ini bersikap kritis, bahkan berada di kubu oposisi.

“Sementara itu, amnesti kepada Hasto Kristiyanto, tokoh kunci PDIP yang kerap mengkritik arah politik pemerintahan, menunjukkan kesediaan membuka ruang damai bahkan kepada rival politik utama,” lanjut Mohsen.

Di mata publik, tambahnya, keputusan tersebut menunjukkan bahwa Prabowo tidak terpancing untuk membalas kritik dengan tekanan, melainkan memilih jalan rekonsiliasi demi menjaga stabilitas nasional.

“Dalam sejarah politik, kekuatan terbesar bukanlah membalas serangan, melainkan menjadikan lawan sebagai mitra dalam membangun negeri,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Anies dan KDM Bisa Wassalam Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Senin, 21 September 2026 | 16:22

Keluarga Ikhlas Namun Masih Berharap Lima Wartawan yang Hilang Bisa Pulang

Senin, 21 September 2026 | 16:01

Begini Respons Nusron Ditanya Alasan Mundur dari Kepengurusan Golkar

Senin, 21 September 2026 | 15:53

Turki Siap Kirim Bantuan Militer ke Arab Saudi Jika Terdesak

Senin, 21 September 2026 | 15:47

Bupati Bolmut Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Senin, 21 September 2026 | 15:41

Menkop Dorong Koperasi Sawit Miliki Pabrik CPO Sendiri

Senin, 21 September 2026 | 15:15

Lima Wartawan Hilang saat Liput Anak Krakatau Jadi Pahlawan Pers

Senin, 21 September 2026 | 15:07

Arab Saudi Gempur Yaman 760 Kali, Houthi Ancam Balas Lebih Keras

Senin, 21 September 2026 | 14:56

Dukung Prabowo Kuatkan Sanksi Pelaku Karhutla

Senin, 21 September 2026 | 14:50

Jangan Ukur Keberhasilan Pariwisata Hanya dari Jumlah Wisatawan

Senin, 21 September 2026 | 14:40

Selengkapnya