Berita

Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo (tengah)/Ist

Presisi

Polri dan Pesantren Sinergi Wujudkan Swasembada Pangan

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 17:47 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepolisian Republik Indonesia (Polri) memimpin gerakan penanaman jagung serentak di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur.

Langkah ini sebagai wujud dukungan nyata terhadap program ketahanan pangan nasional (Asta Cita Presiden Prabowo). 

Kegiatan yang dipimpin langsung Irwasum Polri Komjen Pol Dedi Prasetyo ini melibatkan sinergi seluruh komponen bangsa, dengan pondok pesantren sebagai mitra strategis.  


Polri menargetkan penanaman jagung seluas 1 juta hektar pada kuartal III 2025, dengan realisasi terkini mencapai 440.000 hektar. Sinergi sebelumnya dengan Kementerian LHK telah berhasil menanam 330.000 hektar di lahan perhutanan sosial. 

Di Jawa Timur, Polri berkolaborasi dengan 264 pondok pesantren yang menyediakan lahan produktif seluas 509,37 hektar, melibatkan 82.188 santri. Keberhasilan target 1 juta hektar diproyeksikan menghasilkan 4 juta ton jagung.  
 
Polda Jatim mengelola total lahan 209.587,85 hektar dan telah menanam jagung di 65.263,68 hektar se-Jawa Timur. Dalam aksi serentak ini, Polda Jatim menanam di 2.226,53 hektar (1.717,16 hektar lahan binaan dan 509,37 hektar lahan pesantren), dengan estimasi panen total 17.448,24 ton.  

Polri melalui Polda Jatim berperan sebagai penggerak lapangan dan fasilitator utama dalam strategi ketahanan pangan berbasis spiritualitas dan pemberdayaan ekonomi pesantren.

Koordinasi intensif dilakukan dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), Bulog, dan kelompok tani untuk menjamin penyerapan hasil panen sesuai harga yang ditetapkan, mengoptimalkan kesejahteraan petani jagung.  

Ditegaskan Dedi Prasetyo, bersama seluruh komponen bangsa, termasuk pondok pesantren, Polri berkomitmen penuh mendukung program ketahanan pangan nasional Presiden Prabowo mewujudkan swasembada pangan berkelanjutan. 

"Kami memastikan hasil jagung diserap dengan harga adil demi kesejahteraan rakyat," tegasnya.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

UPDATE

Bareskrim Gerebek 9 Lokasi Rawan Narkoba di Sumut, Puluhan Pengedar dan Pemakai Diamankan

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:28

Pasar Serdang Kemayoran Segera Direvitalisasi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:15

Hadiah Bibit Korupsi

Senin, 12 Oktober 2026 | 12:01

Aparat Usut Dugaan Investasi Emas Bodong Rp25 Miliar yang Seret Sejumlah Artis

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:55

Putusan MK soal Gibran Bergulir ke Ranah Politik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:39

Karhutla Belum Tuntas, Pemerintah Kaji Langkah Penanganan Terbaik

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:34

Kemenhub Catat 1.673 Penerbangan Terdampak Karhutla: 907 Batal

Senin, 12 Oktober 2026 | 11:17

Radja Nainggolan Ungkap Penyesalan Besar Belum Pernah Bela Timnas Indonesia

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Trump Pertimbangkan Bantu Arab Saudi Perangi Houthi

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:48

Selengkapnya