Berita

Ilustrasi/AI

Bisnis

Borong 6,2 Juta Saham SSIA, Grup Djarum Tingkatkan Kepemilikan hingga 10 Persen

RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 08:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Grup Djarum melalui perusahaan investasi PT Dwimuria Investama Andalan terpantau meningkatkan kepemilikannya di PT Surya Semesta Internusa (SSIA), hingga mencapai 10,04 persen. 

Berdasarkan data dari Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), Grup Djarum memulai investasinya di SSIA pada 4 Juli 2025 lalu dengan pembelian awal 247,99 juta saham atau senilai 5,27 persen.

Selanjutnya, melalui serangkaian transaksi antara 9 Juli hingga 1 Agustus 2025, Grup Djarum meningkatkan kepemilikannya menjadi 472.368.700 saham, atau setara dengan 10,04 persen. 


Dengan asumsi harga penutupan saham SSIA pada Selasa,  sebesar Rp2.640 per saham, maka total nilai investasi Grup Djarum diperkirakan mencapai sekitar Rp1, 24 triliun.

Aksi borong tersebut membuat posisi Grup Djarum mengungguli jumlah kepemilikan investor besar lainnya di SSIA seperti Grup Barito PT Chandra Asri Pacific Tbk. (TPIA) yang memiliki 284,8 juta lembar atau setara 6,05 persen, Arman Investment Utama yang memiliki 8,52 persen saham, Intrepid Investment Limited 8,2 persen, dan Persada Capital Investama 7,85 persen.

SSIA mencatatkan pendapatan konsolidasian Rp2,11 triliun pada semester I 2025, mencerminkan penurunan 9,8 persen dibandingkan Rp2,34 triliun miliar di periode yang sama tahun lalu. 

Segmen properti mencatatkan pendapatan Rp338,7 miliar di semester I 2025, tumbuh 20 persen secara tahunan (YoY), dibandingkan Rp282,2 miliar di semester I 2024.

Sementara itu, sektor konstruksi mencatat pertumbuhan moderat dengan pendapatan Rp1,7 triliun atau tumbuh 6,2 persen YoY di semester I 2025, dibandingkan Rp1,6 triliun di semester I 2024. 

Segmen perhotelan tetap lesu di semester I-2025 dengan pendapatan Rp215,6 miliar atau berkurang 57,6 persen dari sebelumnya Rp508,5 miliar. Penurunan ini terutama disebabkan oleh renovasi Hotel Melia Bali sejak Oktober 2024 dan akan berganti merek menjadi Paradisus by Melia Bali.

SSIA mencatatkan rugi bersih konsolidasian Rp32,3 miliar di semester I-2025, berbalik dari sebelumnya laba bersih Rp105,6 miliar di semester I-2024. 

Posisi kas perusahaan tercatat Rp1,68 triliun di semester I 2025, turun 23,4 persen dari sebelumnya Rp2,19 triliun pada kuartal I-2025. 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Logam Mulia Kembali Berkilau Ditopang Penurunan Dolar AS

Kamis, 03 September 2026 | 08:15

Wall Street Bangkit dari Tekanan Berkat Aksi Borong Saham

Kamis, 03 September 2026 | 07:57

BeZakat 2026 Kembali Dibuka, Sasar Lulusan SMA dari Keluarga Kurang Mampu

Kamis, 03 September 2026 | 07:44

BBHI Mau Dibeli Lagi, Allo Bank Siapkan Dana Rp300 Miliar

Kamis, 03 September 2026 | 07:26

Bursa Eropa Tertekan, STOXX 600 Terseret Lonjakan Harga Minyak

Kamis, 03 September 2026 | 07:11

UUD 1945 Asli dan Penyelamatan Peradaban

Kamis, 03 September 2026 | 06:50

Pengelolaan Gas Andaman Didorong di Daratan Aceh, PR Hilirisasi Menanti

Kamis, 03 September 2026 | 06:22

TNI Gercep Evakuasi Warga Antisipasi Meningkatnya Aktivitas Gunung Sinabung

Kamis, 03 September 2026 | 05:59

Polemik BYAN Harus Dibaca sebagai Uji Kesiapan Regulator

Kamis, 03 September 2026 | 05:29

Produktivitas Bawang Merah Melejit Lewat Inovasi Startup Binaan IPB

Kamis, 03 September 2026 | 04:50

Selengkapnya