Berita

Karyawan PLN/Ist

Publika

Karyawan PLN Pelopor Ekonomi Konstitusi

Oleh: Defiyan Cori*
RABU, 06 AGUSTUS 2025 | 02:37 WIB

TIDAK hanya perseroan sebagai organisasi BUMN PLN yang berkewajiban melakukan pembangunan ketenagalistrikan. Bahkan, para pekerja atau karyawan PLN sekalipun terlibat aktif melalui partisipasi mereka atas suatu program terencana. Yaitu, melalui program Light Up The Dream (LUTD) yang telah digulirkan tahun 2020, para pegawai PLN bergotong-royong menyisihkan rezekinya untuk memberikan bantuan pemasangan listrik secara gratis bagi keluarga pra-sejahtera di seluruh Indonesia. 

Salah satu penerima manfaat program ini adalah Enik, seorang ibu rumah tangga lansia yang tinggal di Kampung Daraham, Desa Jambe, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang. Selama ini, Enik harus mengandalkan sambungan listrik dari rumah tetangganya. Saat ini, melalui program LUTD yang dijalankan oleh PLN pada Juni lalu, rumahnya telah diterangi listrik sendiri, merdeka dari kegelapan.

Program lisdes melalui LUTD ini berdampak positif, sebagaimana halnya dirasakan oleh mama Papua di Pulau Owi, Biak Timur. Pengakuan ini disampaikan oleh Nenek Lagiyem, wanita paruh baya yang tinggal bersama anaknya di Kelurahan Bedoyo, Kecamatan Ponjong, Kabupaten Gunungkidul. Selama bertahun-tahun, mereka hanya mengandalkan sambungan dari tetangga yang tidak selalu stabil dan aman. 


Usaha Bersama-Kekeluargaan

Wujud merdeka dari kegelapan lainnya atas program LUTD ini juga terdapat  kawasan timur Indonesia, dirasakan oleh Evredy Hully, warga Maluku. Pria ini turut merasakan manfaat program LUTD yang sebelumnya tak memperoleh akses listrik memadai, dan hanya mengandalkan penerangan seadanya di malam hari. Partisipasi pekerja atau karyawan PLN yang berdonasi bagi kelancaran pembangunan kelistrikan nasional sampai ke desa dan daerah terpencil ini merupakan bentuk dari usaha bersama berdasar asas kekeluargaan.

Program LUTD ini juga mendapatkan dukungan dan tanggapan positif dari para pemangku kepentingan (stakeholders), baik dari Direktur Utama PLN (Dirut PLN) maupun Pemerintah Daerah. Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, turut memberikan apresiasi terhadap langkah nyata para pekerja PLN yang menjangkau masyarakat kurang mampu di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) secara partisipatif, sukarela dan bergotong royong, khususnya di wilayah Maluku.

Sementara itu, dukungan dari Dirut PLN, Darmawan Prasodjo juga sangat inspiratif dalam memotivasi pekerja atau karyawannya. Darmawan menegaskan bahwa: "semangat gotong royong menjadi landasan utama program ini. Sebab, listrik merupakan kebutuhan dasar masyarakat, dan PLN sebagai tulang punggung ketenagalistrikan nasional memiliki tanggung jawab untuk memastikan akses tersebut dapat dinikmati oleh semua kalangan".

Program LUTD bukan sekadar program bantuan, tapi merupakan manifestasi para pekerja atau karyawan PLN atas kepeduliannya bagi tegaknya Pasal 33 UUD 1945, pro ekonomi konstitusi. Seluruh insan PLN melakukan usaha bersama secara kekeluargaan di Indonesia, tanpa terkecuali, dapat merasakan manfaat listrik untuk mencapai kehidupan yang lebih baik dan Indonesia yang maju mulai dari daerah.

Sejak pertama kali digulirkan pada 2020, program LUTD telah memberikan manfaat kepada 34.059 kepala keluarga di seluruh Indonesia. Hingga Juni 2025, tercatat sebanyak 417 pelanggan tambahan telah mendapat sambungan listrik gratis melalui program ini. Agaknya, belum ada program partisipatif pro ekonomi konstitusi ini yang berasal dari pekerja atau karyawan BUMN atau perusahaan swasta lainnya. Kontribusi yang berasal bukan dari belas kasihan, tapi sebuah program yang berguna dan bermanfaat jangka panjang.

Last but not least, diharapkan program LUTD tidak hanya seperti proyek "pasar malam" yang cepat saji (instant). Semoga program pro ekonomi konstitusi model ini akan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak keluarga yang membutuhkan, terutama di wilayah 3T. Sebab, PLN adalah bagian dari misi besar BUMN dalam mewujudkan pelaksanaan ideologi negara Pancasila dan UUD 1945, khususnya Pasal 33. Hadir dalam mewujudkan keadilan energi dan kesejahteran sosial bagi seluruh rakyat Indonesia untuk kemakmuran bersama bukan orang per orang atau sekelompok orang saja. Selamat berkarya dan terus berkontribusi para pekerja atau karyawan PLN!

*Penulis adalah Ekonom Konstitusi

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Misteri Listrik Kejagung Padam di Tengah Pemeriksaan Febrie Adriansyah, Mobil Tahanan Bersiaga

Jumat, 24 Juli 2026 | 22:06

Prabowo Perlu Tiru Trik Cerdas Mahathir Hadapi Krisis

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:52

Indonesia Putar Haluan dari AS dan Bidik Pasar Ekspor Baru

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:38

Mentan Ngamuk, Minta Polisi Sikat Tujuh Perusahaan Culas Penolak Tebu Petani

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:29

100 Tahun Rarud Batur: Ketika Lava Tak Mampu Menghapus Peradaban

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:19

DPR Desak Operator Seluler Patuhi Putusan MK soal Kuota Internet Hangus

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:16

KUII VIII Jadi Momentum Bersejarah, Wantim MUI Ajak Umat Perkuat Peran Menuju Indonesia Emas 2045

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:13

Pemprov DKI Gelontorkan Rp249 Miliar untuk Rehabilitasi Empat Sekolah Rusak

Jumat, 24 Juli 2026 | 21:01

PIKI Gelar Seminar Nasional di Tentena, Dorong Reformulasi Tata Kelola Dana Bagi Hasil Pertambangan

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:52

PPP Banten Bergejolak, dari Gugatan ke Pengadilan hingga Saling Somasi

Jumat, 24 Juli 2026 | 20:51

Selengkapnya