Berita

Wisuda peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pemimpin Nasional (P4N) Angkatan ke-68/RMOL

Politik

Pendidikan P4N Angkatan 68, Lemhannas Fokus Pemantapan Kebangsaan dan Asta Cita

SELASA, 05 AGUSTUS 2025 | 17:03 WIB | LAPORAN: YUDHISTIRA WICAKSONO

Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI menggelar wisuda peserta Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pemimpin Nasional (P4N) Angkatan ke-68 dalam upacara di Aula Dwi Warna, Jakarta Pusat, Selasa 5 Agustus 2025.

Sebanyak 108 peserta diwisuda, terdiri dari 48 TNI, 31 Polri, 11 ASN, 10 Sipil, dan 8 peserta internasional.

Gubernur Lemhannas RI, Ace Hasan Syadzily, menjelaskan pendidikan berlangsung selama 5 bulan setengah dengan materi utama tentang kebangsaan, ketahanan nasional, serta pemahaman mendalam atas konteks geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi.


“Materi pertama tentang bagaimana penguatan, pemantapan kebangsaan dan kuasa pada nasional serta ketahanan nasional. Materi tersebut diarahkan untuk bagaimana para peserta memiliki kemampuan untuk bisa memahami apa yang menjadi tujuan nasional kita,” kata Ace.

Ace menegaskan, calon pemimpin nasional harus memahami setiap kebijakan yang diambil tidak pernah terlepas dari lingkungan strategis global.

“Dalam proses pendidikan di Lemhanas juga ditekankan aspek geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi. Karena sebagai pimpinan nasional mereka harus memahami bahwa tidak ada kebijakan yang diambil, yang tidak bisa lepas dari konteks lingkungan strategis seperti geopolitik, geoekonomi, dan geostrategi tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, para peserta juga dibekali pemahaman terkait program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

“Kami memberikan pengayaan, pemahaman kepada para peserta tentang program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka,” kata Ace.

Menurutnya, pemimpin nasional harus mampu mengimplementasikan program tersebut melalui kolaborasi lintas sektor.

“Karena sebagai pimpinan nasional tentu mereka harus memahami secara utuh dan dapat mengimplementasikan dari kebijakan program astacita Bapak Presiden ini dengan kerjasama, koordinasi, kolaborasi antar lembaga,” tandasnya.

Lemhannas, kata Ace, menjadi wadah yang mempertemukan berbagai unsur bangsa, mulai dari kementerian, TNI, Polri, akademisi, dunia usaha, ormas, hingga lembaga negara lainnya, untuk bersama-sama ditempa sebagai calon pemimpin strategis.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Langgar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

UPDATE

BRI Catat 6.022 Debitur KUR di Pangkalpinang, Didominasi Petani Sawit

Senin, 29 Juni 2026 | 22:23

Mengenal Emission Trade System

Senin, 29 Juni 2026 | 22:06

KPK Perpanjang Penahanan ASN BPK Sumsel Titin Rita Lestari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:52

DPR Minta Polisi Segera Penjarakan Penganiaya Caddy di Tangerang

Senin, 29 Juni 2026 | 21:36

Kolaborasi Lintas Sektor Kunci Perkuat Resiliensi Media demi Pembangunan Papua

Senin, 29 Juni 2026 | 21:34

Ahmad Muzani Bicara Potensi Wisata Religi Saat Temui Ketua MPR Uzbekistan

Senin, 29 Juni 2026 | 21:32

Bupati Muara Enim Edison Masih Nginep di Rutan KPK dalam 40 Hari

Senin, 29 Juni 2026 | 21:14

DMO dan RKAB Harus jadi Prioritas Amankan Pasokan Batu Bara

Senin, 29 Juni 2026 | 20:44

Hampir Rampung, Sekolah Rakyat Kementerian PU di Bekasi Usung Gentengisasi

Senin, 29 Juni 2026 | 20:36

Brasil vs Jepang: Duel Raksasa di Babak 32 Besar Piala Dunia 2026

Senin, 29 Juni 2026 | 20:28

Selengkapnya