Berita

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra meninjau Terminal LPG di Makassar, Senin, 4 Agustus 2025/Dok Pertamina

Bisnis

Dirut Pertamina Patra Niaga Cek Terminal LPG Pastikan Layanan Prima

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 20:32 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra dan jajaran melakukan kunjungan management walk through (MWT) ke Terminal LPG di Makassar, Senin, 4 Agustus 2025.

Kunjungan ini bertujuan untuk melihat langsung kondisi operasional Terminal LPG berkapasitas 10.000 MT serta menyerap masukan terkait tantangan yang dihadapi manajemen dalam pendistribusian energi, khususnya LPG di wilayah Indonesia Timur.

“Terminal LPG di Makassar ini menjadi memiliki peran strategis karena tidak hanya melayani kebutuhan LPG di Makassar tp juga sebagian besar Sulawesi dan beberapa wilayah di Kalimantan,” jelas Mars Ega.


Mars Ega menegaskan, hingga kini operasional Terminal LPG di Makassar maupun wilayah lain berjalan dengan baik, pasokan lancar, dan stok juga terjaga dengan baik.

Dalam kesempatan yang sama, Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi, Fanda Chrismianto berujar, Region Sulawesi berupaya maksimal memenuhi kebutuhan energi masyarakat terutama di wilayah Sulawesi.

“Suplai LPG ke Regional Sulawesi dilakukan melalui laut dan darat yang disimpan di 4 Terminal LPG di Makassar, (yakni) Donggala, dan Amurang serta 3 Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Suplay Point di Gorontalo, Bitung, dan Kendari untuk melayani 50 SPPBE” ucap Fanda.

Lebih lanjut Fanda menyampaikan, penyaluran LPG khususnya LPG 3 Kg di Sulawesi hingga semester 1 tahun 2025 mencapai 291.666 MT dari kuota sebesar 569.564 MT.

Pertamina Patra Niaga akan terus memastikan pelayanan energi berjalan dengan aman, andal, dan sesuai prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya