Berita

Ilustasi/RMOL

Bisnis

Bursa Asia Variatif di Senin Pagi

SENIN, 04 AGUSTUS 2025 | 09:33 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Bursa Asia dibuka bervariatif di awal perdagangan Senin 4 Agustus 2025.

Saat ini, investor yang khawatir sedang mencermati putaran terbaru tarif dan laporan tenaga kerja dari AS yang mengarah pada perlambatan ekonomi AS.

Investor juga akan memantau pergerakan harga minyak setelah OPEC + sepakat menaikkan produksi sebesar 547.000 barel per hari mulai September.


Indeks ASX 200, Australia turun sebesar 0,21 persen dan berlanjut turun tipis 0,04 persen di posisi 8.658,3.

Indeks Kospi, Korea Selatan dibuka menguat 0,13 persen sedangkan Kosdaq naik 0,53 persen. Indeks berlanjut naik 0,38% (11,83 poin) menjadi 3.131,24.

Nikkei 225 Jepang dibuka terperosok 2,05 persen, lalu berlanjut anjlok 2,04 perseb atau  831,07 poin ke level 39.968,53. Sedangkan indeks Topix anjlok 1,86 persen.

Indeks Harga Saham Gabungan ( IHSG ) hari ini diperkirakan berpeluang menguat didukung berlanjutnya  net buy  asing.

Harga ETF saham Indonesia,  iShares MSCI Indonesia ETF    ( EIDO ), di New York Stocks Exchange melompat 2,00 persen ke level 17,61 Dolar AS.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya