Berita

Peta Laut Jepang/Net

Dunia

Tiongkok-Rusia Gelar Latihan Militer Gabungan di Laut Jepang

MINGGU, 03 AGUSTUS 2025 | 15:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

 Tiongkok dan Rusia memulai latihan militer gabungan di Laut Jepang atau Laut Timur pada Minggu, 3 Agustus 2025, dalam upaya memperkuat kemitraan strategis dan menantang dominasi tatanan global yang dipimpin Amerika Serikat.

Latihan bertajuk Joint Sea-2025 ini berlangsung di perairan dekat pelabuhan Vladivostok, Rusia, dan dijadwalkan selama tiga hari. 

Menurut pernyataan Kementerian Pertahanan Tiongkok, latihan tersebut mencakup operasi penyelamatan kapal selam, latihan anti-kapal selam bersama, pertahanan udara dan rudal, serta pertempuran maritim.


“Empat kapal perang China, termasuk kapal perusak berpeluru kendali Shaoxing dan Urumqi, ambil bagian bersama armada Rusia dalam latihan ini,” tulis keterangan resmi Beijing, seperti dimuat Japan Times. 

Selain itu, setelah latihan berakhir, kedua negara juga akan melanjutkan patroli bersama di sejumlah perairan Samudra Pasifik.

Latihan gabungan antara Beijing dan Moskow sebenarnya bukan hal baru. Sejak 2012, keduanya rutin menggelar latihan tahunan Joint Sea. Tahun lalu, latihan dilaksanakan di pesisir selatan Tiongkok.

Kementerian Pertahanan Tiongkok pada Jumat lalu, 1 Agustus 2025, menegaskan bahwa latihan tahun ini bertujuan untuk lebih memperdalam kemitraan strategis komprehensif antara kedua negara.

Hubungan militer Tiongkok-Rusia semakin erat sejak invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022. 

Walau Tiongkok tidak pernah secara terbuka mendukung invasi, Beijing juga tidak mengecam agresi Moskow maupun menyerukan penarikan pasukan.

Banyak sekutu Ukraina, termasuk Amerika Serikat, percaya bahwa Beijing telah memberikan dukungan kepada Moskow, meski Tiongkok bersikeras netral dan kerap menuding Barat memperpanjang konflik dengan mengirimkan persenjataan ke Ukraina.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Komisi XIII DPR Segera Panggil Pejabat Terkait soal Fasilitas Mewah Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Ajukan Kasasi, Nadiem Tak Akan Menerima Hasil Apapun di Luar Bebas

Kamis, 24 September 2026 | 14:25

Respons Demo Buruh, Dasco: RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Rampung Oktober 2026

Kamis, 24 September 2026 | 14:15

PAN: Ambang Batas Parlemen Perlu Hati-hati, Jangan Lebih dari 4 Persen

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Usai Antar Giuseppe Garibaldi, Perwakilan Angkatan Laut Italia Temui Prabowo

Kamis, 24 September 2026 | 14:03

Dasco Pastikan DPR Dalami Temuan Fasilitas Mewah di Lapas Cibinong

Kamis, 24 September 2026 | 13:58

MGLV Kantongi Fasilitas BNI, Ekspansi Data Center Jababeka dan Batang Digenjot

Kamis, 24 September 2026 | 13:51

Demo Buruh di Depan UOB Plaza: Jalur Utama Jakarta Pusat Dialihkan!

Kamis, 24 September 2026 | 13:40

Hakim Banding Pangkas Vonis Nadiem

Kamis, 24 September 2026 | 13:39

UU Pengaturan Reforma Agraria jadi Kado Manis Petani untuk Berdaulat

Kamis, 24 September 2026 | 13:32

Selengkapnya