Berita

Presiden Donald Trump/Foto: Bloomberg

Dunia

Kamboja Bakal Calonkan Trump untuk Nobel Perdamaian

SABTU, 02 AGUSTUS 2025 | 08:41 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pemerintah Kamboja berencana mencalonkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menerima Hadiah Nobel Perdamaian atas jasanya menghentikan konflik perbatasan dengan Thailand 

Wakil Perdana Menteri Kamboja, Sun Chanthol, menyampaikan hal itu pada Jumat, 1 Agustus 2025. Ia memuji langkah Trump yang dinilai membawa perdamaian di kawasan.

“Kami menghargai upaya besarnya untuk perdamaian,” ujar Sun Chanthol, dikutip dari Bangkok Post.


Sun Chantol menambahkan bahwa Trump pantas menerima penghargaan bergengsi itu karena telah berkontribusi besar dalam mendorong kerja sama antarnegara.

Sebelumnya, Pakistan juga pernah menyatakan niat untuk merekomendasikan Trump ke Komite Nobel atas perannya meredakan ketegangan dengan India. Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, bahkan sudah lebih dulu secara resmi menominasikan Trump.

Trump diketahui turun tangan langsung lewat panggilan telepon ke para pemimpin Thailand dan Kamboja minggu lalu. Ia memperingatkan bahwa Amerika bisa membatalkan kerja sama dagang jika kedua negara terus berperang. Tekanan tersebut akhirnya mendorong kedua belah pihak untuk sepakat gencatan senjata dalam pertemuan yang difasilitasi di Malaysia pada Senin lalu.

Setelah kesepakatan damai itu diumumkan, juru bicara Gedung Putih Karoline Leavett menulis di media sosial X, “Berikan dia Hadiah Nobel Perdamaian!”

Konflik bersenjata antara Kamboja dan Thailand baru-baru ini berlangsung selama lima hari, menewaskan sedikitnya 43 orang dan membuat lebih dari 300.000 orang mengungsi dari wilayah perbatasan.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya