Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto di Rutan KPK, Jakarta, Jumat malam, 1 Agustus 2025/RMOL

Politik

Hasto Akui Peroleh Banyak Pelajaran Hidup di Rutan KPK

SABTU, 02 AGUSTUS 2025 | 00:40 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui banyak mendapat pelajaran kehidupan selaama berada di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dengan demikian, ia pun keluar dengan kepala menunduk.

Hal itu disampaikan Hasto setelah resmi keluar dari Rutan KPK cabang Gedung Merah Putih usai mendapatkan amnesti dari Presiden Prabowo Subianto.

"Selama menjadi tahanan di KPK yang sejak awal saya katakan saya masuk dengan kepala tegak dan akan keluar juga dengan kepala tegak, tetapi ternyata saya lebih merunduk, karena saya begitu banyak belajar tentang kehidupan di sini," kata Hasto kepada wartawan di Rutan KPK, Jakarta, Jumat malam, 1 Agustus 2025.


Ia mengatakan siap mengambil kuliah hukum di Universitas Terbuka (UT). Tujuannya, agar bisa lebih efektif dalam menyuarakan bahwa PDIP memperhatikan aspek penegakan hukum, mendukung supremasi hukum, dan mencegah antikorupsi.

"Karena Republik ini dibangun dengan suatu semangat keadilan, mewujudkan kemanusiaan. Di dalam konferensi Asia-Afrika kita menyemaikan keadilan bagi bangsa-bangsa di dunia. Bung Karno menjadi pendekar dan pembebas bangsa Islam, masak kita tidak bisa menjadi mercusuar keadilan, dan kemudian kita harus berantem sesama anak bangsa dan hukum tidak bersifat adil bagi seluruh anak bangsa," terangnya.

Selama di Rutan KPK, Hasto mengaku telah menuliskan lima buku yang akan disempurnakan setelah diberikan amnesti dari Presiden Prabowo.

"Sehingga itu juga menjadi kesempatan bagi saya untuk mengabdi kepada bangsa dan negara melalui pengabdian kepada PDI Perjuangan dengan sebaik-baiknya," tutur Hasto.

Ia juga akan menuliskan seluruh pengalaman hidupnya yang akan menjadi suatu pembelajaran, agar seluruh anak bangsa juga mau menjadi pejuang-pejuang keadilan.

"Jadi saya juga di dalam menerima keputusan dari pimpinan KPK, saya juga menyampaikan terima kasih," pungkas Hasto.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya