Berita

Presiden Prabowo Subianto/Ist

Politik

Prabowo Diminta Diskusikan RUU Pemilu dengan Ketum Parpol

KAMIS, 31 JULI 2025 | 22:10 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Wakil Ketua Badan Legislasi DPR Ahmad Doli Kurnia mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk mendiskusikan pembahasan RUU Pemilu dengan seluruh ketua umum partai.

Hal ini menyusul adanya putusan Mahkamah Konstitusi (MK) tentang pemilu, serta usulan agar kepala daerah dipimpin langsung oleh DPRD. 

Pasalnya, sejak periode lalu, DPR belum juga membahas tentang RUU Pemilu. Padahal MK telah mengeluarkan sejumlah putusan terkait pemilu.


“Saya sih berharap dengan sudah mulai melebarnya wacana mendiskusikan tentang ini mendorong Pak Presiden yang juga adalah Ketua Partai Gerindra untuk segera mulai mendiskusikan dengan pimpinan partai politik yang lain, terutama di Koalisi Indonesia Maju,” kata Doli ketika ditemui di Media Center AMPI, Jalan Surabaya, Jakarta Pusat, Kamis, 31 Juli 2025.

Ia menerangkan pada periode sebelumnya, ketika menjabat sebagai Ketua Komisi II DPR, wacana pembahasan RUU Pemilu telah mencuat. 

Namun, hingga kini belum juga dilakukan pembahasan secara komprehensif lantaran masih ada hambatan di setiap partai politik untuk memulai wacana tersebut.

“Itu tergantung konsensus para elite politik. Ya menurut saya kita menunggu pembicaraan yang serius antara ketua partai politik. Saya dari Baleg. Kan dulu ketika Komisi II menarik usulan revisi UU Pemilu kepilkadaan partai politik itu dari usulan Komisi II di Prolegnas 2025, saya waktu itu yang mendorong masuk dari Baleg,” jelasnya.

Doli mengatakan dari Fraksi Partai Golkar mendorong agar pembahasan RUU Pemilu segera dilakukan pembahasan. Sebab, tahun 2026 sudah masuk pada masa kepemiluan, sehingga partai politik harus menyiapkan berbagai hal yang menyangkut pemilu.

“Jadi kalau Golkar sih mendorong supaya pembahasannya lebih cepat, lebih bagus, tapi itu juga tergantung dengan pembicaraan antar pimpinan partai politik di atas,” tutupnya.

Populer

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

Mengenal Bupati Rejang Lebong M Fikri yang Baru Terjaring OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 06:15

Rismon Ajukan RJ Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Dokter Tifa: Perjuangan Memang Berat

Kamis, 12 Maret 2026 | 03:14

UPDATE

Prabowo Cap Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis Sebagai Aksi Terorisme

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:16

Motif Penyerang Aktivis KontraS Inisiatif atau Perintah Atasan?

Kamis, 19 Maret 2026 | 20:15

Pemerintah Tetapkan Idulfitri 1447 Hijriah Jatuh pada 21 Maret 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:51

Pemerintah Siapkan Skema WFH PNS hingga Swasta, Berlaku Usai Idulfitri

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:24

Waspada, Ratusan Suspek Virus Campak Ditemukan di Sumut

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:20

Hilal 1 Syawal Belum Terlihat di Jawa Barat

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:07

Bank Mandiri Berangkatkan Lebih dari 10.000 Pemudik Lebaran 2026

Kamis, 19 Maret 2026 | 19:05

Megawati Curhat ke Prabowo Lawatan di Arab Saudi dan UEA

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:42

MUI: Jangan Paksakan Idulfitri Berbarengan

Kamis, 19 Maret 2026 | 18:29

MUI Imbau Umat Tunggu Hasil Sidang Isbat 1 Syawal 1447 H

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:41

Selengkapnya