Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Gemura, Nizar Chaeroni/Ist

Politik

Gemura: Indonesia Cerah Bukan Slogan, tapi Agenda Bersama

RABU, 30 JULI 2025 | 10:09 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Gerakan Muda Nurani Rakyat (Gemura) mengingatkan bawah esensi demokrasi Indonesia tidak boleh digiring dengan narasi ketakutan yang tidak utuh membaca realitas. 

Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Gemura, Nizar Chaeroni menyampaikan itu menanggapi aksi demonstrasi yang digelar sejumlah mahasiswa dengan tajuk Indonesia Cemas 2025, 

Bagi Gemura, kata dia, yang lebih dibutuhkan saat ini adalah semangat kolaboratif, bukan cemas yang destruktif.


"Namun narasi ‘Indonesia Cemas’ justru menafikan capaian-capaian besar bangsa dalam beberapa tahun terakhir. Kita tidak sedang berada dalam kegelapan, justru di ambang fajar baru," ujar Nizar dalam keterangan tertulis, Rabu 30 Juli 2025.

Dikatakan Nizar, Gemura memandang di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, Indonesia sedang menyusun arah baru pembangunan nasional yang berfokus pada kedaulatan pangan, pertahanan rakyat semesta, serta pemerataan ekonomi melalui hilirisasi industri dan keberpihakan pada desa.

"Pak Prabowo datang bukan dengan janji-janji kosong. Beliau datang dengan legacy, dengan pengalaman panjang di militer dan politik, serta visi kebangsaan yang tegas dan menyatukan," tuturnya.

"Pemerintah hari ini tidak sedang anti-rakyat, justru tengah menyusun pondasi untuk memastikan bahwa rakyat menjadi subjek utama pembangunan," kata Nizar lagi.

Nizar pun mengajak seluruh elemen masyarakat mendukung langkah pembangunan yang dilakukan pemerintah.

"Kami menegaskan bahwa Indonesia Cerah adalah agenda bersama, bukan semata slogan," pungkasnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Dua Kali Belanja dalam Sepekan, Komisaris AMMN Tambah 4,62 Juta Saham

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:23

Di KUII VIII, MUI Dorong Gagasan Danantara Syariah Indonesia

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:00

Wall Street Variatif, S&P 500 Nyaris Tak Bergerak

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:38

Bursa Eropa: DAX dan STOXX 600 Menguat di Akhir Pekan

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:20

Walkot Jakpus Melarang Laporan Warga Berhenti di Meja Birokrasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:07

Respon Kadin Soal PMI Manufaktur: Genjot Perdagangan dan Investasi

Sabtu, 25 Juli 2026 | 07:03

Putusan MK soal Kuota Hangus Terobosan Menuju Keadilan Digital

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:51

Febrie Ditahan Tanpa Borgol dan Rompi Pink

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:42

Untung Hakim Masih Ada

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:25

Program Wakaf 99 Masjid Asmaul Husna Dimulai di Aceh

Sabtu, 25 Juli 2026 | 06:19

Selengkapnya