Berita

Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay/RMOL

Politik

Legislator PAN:

Aspek Pendidikan jadi Isu Penting RUU Pariwisata

SELASA, 29 JULI 2025 | 18:49 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Komisi VII DPR Saleh Partaonan Daulay bakal memetakan persoalan dalam menyusun draf RUU Pariwisata yang sudah dibahas pada periode-periode sebelumnya.

Hal itu disampaikan Saleh Daulay dalam acara diskusi Forum Legislasi dengan tema “RUU Kepariwisataan: Reformulasi Kebijakan Pariwisata untuk Masa Depan Berkelanjutan”, di Ruang PPIP, Gedung Nusantara I, Kompleks DPR, Senayan, Selasa, 29 Juli 2025.

Legislator PAN ini mengatakan pihaknya akan mengundang beberapa elemen masyarakat dan menuntaskan pembahasan RUU Pariwisata.


“Kami ini dari 8 fraksi yang ada itu sudah lengkap ada di dalam Panitia Kerja ini dan nanti Panitia Kerja inilah yang menuntaskan pembahasan-pembahasan itu. Adapun, awal kerja yang dilakukan itu adalah tentu bagaimana memetakan persoalan-persoalan yang ada di dalam Undang-Undang Kepariwisataan ini,” kata Saleh secara virtual.

Ia menerangkan, ada isu besar dalam RUU Pariwisata ini, yakni isu pendidikan kepariwisataan, yang nantinya akan dibahas secara komprehensif dalam pembahasan RUU Pariwisata. 

Pasalnya, pendidikan kepariwisataan menyangkut segala aspek dari membangun masyarakat pecinta pariwisata, hingga pembangunan desa.

“Pemerintah ingin agar desa-desa wisata ini akan menjadi daya tarik tersendiri untuk membangun dan melembangkan potensi wisata yang ada di Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, pendidikan kepariwisataan merupakan hal yang penting agar masyarakat bisa mencintai budaya dan kekayaan alam yang ada di tempat-tempat wisata di seluruh Indonesia. Hal ini semata-mata untuk menjaga keindahan alam dan budaya di Indonesia.

“Jadi pendidikan ini menjadi sesuatu yang sangat penting,” tutupnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya