Berita

Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir bersama Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya/Ist

Bisnis

HIPMI Jaya Siap Kolaborasi dengan Danantara Gapai Inovasi

SELASA, 29 JULI 2025 | 14:58 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

 Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jakarta Raya akan menjalin kerja sama dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara untuk mendorong transformasi ekonomi nasional berbasis pada inovasi dan penguatan sumber daya manusia (SDM).

HIPMI Jaya menilai bahwa arah pembangunan nasional harus mulai beralih dari ketergantungan pada sumber daya alam menuju strategi pembangunan yang menjadikan SDM sebagai aset utama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen, menegaskan pentingnya peran pengusaha muda dalam menciptakan ekosistem ekonomi baru yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing global.


“HIPMI Jaya siap menjadi mitra strategis Danantara dan pemerintah dalam mengakselerasi pertumbuhan ekonomi berbasis inovasi. Fokus kami adalah memperkuat kapasitas SDM lokal, memperluas akses pembiayaan, serta memastikan UMKM dan startup di Jakarta bisa naik kelas dan bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ucap Ryan dalam keterangan resmi pada Selasa, 29 Juli 2025.

Ryan juga menambahkan bahwa Jakarta memiliki potensi besar untuk menjadi pusat inovasi nasional berkat keberagaman talenta, infrastruktur digital yang semakin matang, serta semangat kewirausahaan yang tinggi. 

Untuk itu, HIPMI Jaya, kata Ryan akan terus mengembangkan program inkubasi bisnis, pelatihan kewirausahaan, serta memperkuat konektivitas antar pelaku usaha.

Sementara Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, ikut menyambut positif sinergi antara HIPMI Jaya dan Danantara. 

Ia menekankan bahwa keberhasilan transformasi ekonomi nasional hanya dapat dicapai melalui prinsip meritokrasi, tata kelola profesional, serta keterlibatan aktif generasi muda.

“Pengelolaan lembaga investasi seperti Danantara harus dilakukan secara akuntabel dan profesional. HIPMI mendukung penuh setiap langkah yang membuka akses dan peluang bagi pengusaha muda untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan nasional. SDM adalah fondasi utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Akbar.

Sebelumnya, ajakan untuk memperkuat kolaborasi pertama kali disampaikan oleh Chief Investment Officer Danantara, Pandu Sjahrir dalam Rakerda HIPMI Jaya 2025 pada Jumat 25 Juli 2025.

“Bisnis Anda harus ada di industri jasa, industri berkelanjutan. Jangan hanya pikir soal bisnis SDA. Anda harus mulai berpikir bisnis sumber daya manusia,” kata Pandu.

Ia juga menyampaikan bahwa Danantara siap untuk menerima proposal konkret dari HIPMI untuk membangun ekosistem usaha nasional yang menitikberatkan pada pengembangan SDM dan inovasi.

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Memutus Urat Nadi Korupsi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:54

Festival Layanan AHU Berdampak 2026 Hadirkan Edukasi ke Masyarakat, Ini Lengkapnya

Minggu, 30 Agustus 2026 | 23:24

Gus Yusuf Legawa Sikapi Dinamika Muktamar ke-35 NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:49

Mendesak Para Kiai Sepuh Turun Tangan Meredam Suhu Panas Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:33

Jalan Sehat jadi Cara Hanura Kalsel Konsolidasikan Pemilu 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 22:15

Profil 9 Ulama AHWA Muktamar NU: Sosok Kharismatik Penentu Rais Aam PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:45

TikTok dan Tokped Digugat Class Action Rp1,2 Triliun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 21:11

Ini 9 Ulama AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, Suara Mbah Yai Da Paling Tinggi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:46

Dikawal DPR, Tagihan Rp158 Miliar PT Pos Akhirnya Dibayar Kemensos

Minggu, 30 Agustus 2026 | 20:04

Kiai Rembang Cium 'Hidden Agenda' Penjegalan Caketum PBNU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 19:56

Selengkapnya