Berita

Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal/Net

Politik

Warga Gaza Mati Kelaparan, Israel Didesak Buka Akses Bantuan

SENIN, 28 JULI 2025 | 16:37 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR turut prihatin mendalam dan berduka atas terus bertambahnya korban jiwa di Gaza, khususnya anak-anak dan warga sipil, yang meninggal akibat kelaparan dan malnutrisi di tengah konflik yang berkepanjangan.

Berkenaan dengan itu, Anggota Komisi I DPR Syamsu Rizal, menegaskan bahwa kondisi kemanusiaan di Gaza telah mencapai titik kritis. Warga sipil hidup dalam penderitaan ekstrem tanpa akses pada makanan, air bersih, dan layanan kesehatan dasar.

Bahkan, 133 orang dikabarkan meninggal dunia akibat malnutrisi dan kelaparan sejak perang meletus pada Oktober 2023. Dari jumlah itu, sebanyak 87 korban adalah anak-anak.


“Ini adalah tragedi kemanusiaan yang tak bisa terus didiamkan. Dunia tidak boleh menutup mata terhadap kelaparan massal yang sedang berlangsung di Gaza akibat blokade dan agresi yang terus dilakukan oleh Israel,” ujar Deng Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal, dalam keterangannya, Senin 28 Juli 2025. 

Ia pun mendesak komunitas internasional, khususnya Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), Organisasi Kerja Sama Islam (OKI), dan negara-negara besar, untuk segera mengambil langkah tegas menekan Israel agar membuka akses pengiriman bantuan kemanusiaan tanpa hambatan serta menghentikan serangan militer yang menyebabkan penderitaan berkepanjangan bagi rakyat Palestina.

“Kemanusiaan harus menjadi prinsip utama. Akses bantuan kemanusiaan adalah hak dasar yang harus dijamin, bahkan dalam situasi perang. Jika dunia tidak bertindak sekarang, kita akan menjadi saksi bisu dari genosida perlahan melalui kelaparan,” tegasnya.

Legislator PKB itu juga menyampaikan dukungan penuh terhadap upaya diplomasi yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan menyerukan solidaritas umat beragama dan masyarakat sipil untuk terus menggalang dukungan kemanusiaan bagi Gaza.

“Sebagai bangsa yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan keadilan, Indonesia harus berdiri di garis depan membela hak-hak rakyat Palestina. Ini bukan semata isu politik, tapi panggilan nurani,” tegasnya.

Dia mengatakan, bila masalah di Gaza ini terus dibiarkan, pada titik tertentu akan menjadi sentimen agama yang bisa sangat berbahaya, melebihi batas-batas teritorial negara. Soliditas muslim akan mengkristal, sentimen kristiani, dan berbagai bentuk solidaritas yang lain bisa mengganggu negara bangsa tertentu.

"Oleh karena itu komunitas internasional dan diplomasi antar negara segera menekan Israel untuk menjunjung kemanusiaan dan menjaga perdamaian dunia dengan memberikan hak-hak kemanusiaan warga Gaza," kata Deng Ical.

Seperti diberitakan Kantor Media Pemerintah Gaza bahwa lebih dari 100.000 anak di bawah usia dua tahun, termasuk 40.000 bayi, terancam jiwanya akibat kelaparan. Mereka tak bisa bertahan jika susu formula tak disalurkan dalam beberapa hari mendatang. 

Menurut kementerian Kesehatan Palestina, lebih dari 1.121 warga Palestina terbunuh saat mencari bantuan di lokasi distribusi yang dioperasikan Gaza Humanitarian Foundation (GHF) yang kendalikan tentara Israel dan kontraktor keamanan AS.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Gibran Mundur Saja

Selasa, 03 November 2026 | 04:20

Investasi Jakarta Tembus Rp249,3 Triliun

Selasa, 03 November 2026 | 04:08

MUI Apresiasi Pencopotan Kapolres Sukoharjo

Selasa, 03 November 2026 | 03:17

DJP Buka-bukaan soal Pajak Digital yang Disebut Hashim

Selasa, 03 November 2026 | 03:05

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Putusan MA soal Suket Gibran Jadi Momentum Akhiri Bayang-Bayang Jokowi

Selasa, 03 November 2026 | 02:13

Sikap Responsif Kapolri Pulihkan Kepercayaan Masyarakat

Selasa, 03 November 2026 | 02:05

RI Pamer Latihan Militer Gabungan Tiga Bidang di Forum Pertahanan ASEAN

Selasa, 03 November 2026 | 01:40

Anies Temui Seniman Iman Soleh di Bandung, Ini Kisahnya

Selasa, 03 November 2026 | 01:29

PAM Jaya Sumbang Dividen Rp257 Miliar

Selasa, 03 November 2026 | 01:07

Selengkapnya