Berita

Presiden AS Donald Trump/Net

Global

Trump Diduga Curang saat Main Golf di Skotlandia

SENIN, 28 JULI 2025 | 15:12 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Sebuah video yang menunjukkan Presiden Amerika Serikat Donald Trump tampak bermain curang saat bermain golf di lapangan miliknya di Turnberry, Skotlandia, menjadi viral dan menuai sorotan tajam. 

Dalam rekaman yang telah ditonton jutaan kali, terlihat seorang caddy secara diam-diam menjatuhkan bola golf ke tanah sebelum Trump keluar dari mobil dan berpura-pura bahwa itu adalah hasil pukulannya.

Video ini diambil selama kunjungan lima hari Trump ke Skotlandia. Dalam cuplikan tersebut, Trump duduk santai di dalam mobil golf saat caddy-nya berjalan di depan dan terlihat menjatuhkan bola di posisi strategis. 


Aksi ini memicu berbagai reaksi di media sosial, bahkan membuat istilah “commander cheat” atau “komandan curang” menjadi trending.

"LMAO untuk orang-orang bodoh yang berpikir Trump tidak curang dalam golf dan memenangkan semua kejuaraan klub itu dengan adil. Lihat caddy-nya di sini," tulis seorang pengguna X, seperti dikutip dari The Week pada Senin, 28 Juli 2025.

Komentar lain menyoroti keluwesan tindakan caddy tersebut: "Caddy melakukannya dengan sangat mulus. Bayangkan berapa kali dia melakukannya."

Tom Nichols, penulis senior di The Atlantic, juga mengunggah ulang video itu dengan komentar sinis: "Video caddy Trump yang melakukan Oddjob Slazenger drop bukanlah masalah besar; curang dalam golf bukanlah hal terburuk tentang Trump."

Selain dugaan kecurangan, kunjungan Trump ke Turnberry juga mencuri perhatian publik lewat debut kendaraan keamanan terbarunya, sebuah kereta golf berwarna emas yang dijaga ketat. Kendaraan ini segera dijuluki “Golf Force One” oleh netizen, walau Trump sendiri memilih tetap menggunakan kereta golf lamanya.

Langkah pengamanan yang lebih ketat ini dilakukan menyusul dugaan upaya pembunuhan terhadap Trump 20 bulan lalu. 

Selama berada di Skotlandia, Trump dijadwalkan bertemu dengan Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen untuk membahas perdagangan, serta menghadiri pertemuan dengan Perdana Menteri Inggris Sir Keir Starmer dan Menteri Utama Skotlandia John Swinney.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya