Berita

Pertamina kenalkan pelumas ramah lingkungan Fastron Eco Green di GIIAS 2025/Ist

Bisnis

Pertamina Kenalkan 2 Pelumas Ramah Lingkungan di GIIAS 2025

SABTU, 26 JULI 2025 | 13:22 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Pertamina lewat PT Pertamina Lubricants (PTPL) memperkenalkan inovasi pelumas ramah lingkungan karya anak bangsa di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025.

Direktur Utama PTPL, Werry Prayogi mengatakan, GIIAS 2025 menjadi momen penting memperkenalkan produk pelumas ramah lingkungan yang dikembangkan di dalam negeri dan telah memenuhi standar global. 

“Kami ingin menegaskan bahwa Pertamina Lubricants tidak hanya berorientasi pada performa, tetapi juga pada keberlanjutan,” terang Werry dalam keterangan tertulisnya, Sabtu, 26 Juli 2025.


Melalui riset di Lubricants Technology Center, PTPL berkomitmen menghasilkan produk yang mendukung efisiensi energi dan pengurangan emisi.

Ada dua pelumas ramah lingkungan yang diperkenalkan Pertamina di GIIAS 2025, yakni Fastron Eco Green dan Pertamina Fastron Diesel 5W-30.

Fastron Eco Green merupakan pelumas full-synthetic yang dirancang khusus mendukung efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi karbon. Produk ini menjadi simbol upaya Pertamina dalam mendorong mobilitas ramah lingkungan tanpa mengorbankan performa mesin.

Sementara Pertamina Fastron Diesel 5W-30 merupakan pelumas dengan spesifikasi rendah viskositas dan memenuhi standar Eropa (ACEA A5/B5). Pelumas ini cocok untuk kendaraan diesel penumpang modern seperti SUV dan MPV karena bisa membantu menurunkan konsumsi bahan bakar serta meminimalkan dampak lingkungan.

“Produk seperti Fastron Eco Green dan Fastron Diesel 5W-30 mencerminkan upaya Pertamina menjawab tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pasar global yang semakin sadar lingkungan,” tambah Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya