Berita

Ketua Umum BPD HIPMI Jaya Ryan Haroen/RMOL

Bisnis

HIPMI Jaya Masih Kaji Dampak Tarif Trump

JUMAT, 25 JULI 2025 | 21:22 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Jakarta Raya (HIPMI Jaya) masih mencermati dampak kebijakan tarif dagang Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap pelaku usaha di Jakarta.

“Ya tentunya kita dengan adanya tarif dagang ini harus mencermati lebih dahulu. Kita sedang dalam proses mengkaji bagaimana dampaknya,”kata Ketua Umum BPD HIPMI Jaya, Ryan Haroen saat ditemui di Jakarta, pada Jumat, 25 Juli 2025.

Menurutnya tarif resiprokal 19 persen yang dikenakan kepada Indonesia itu bisa berdampak langsung pada pengusaha di DKI Jakarta, terutama di sektor tekstil dan alas kaki.


"Yang terdampak daripada tarif dagang ini tentunya tekstil dan alas kaki. Ini menjadi bagian kita untuk terus belajar bagaimana tarif dagang ini bisa sama-sama saling menguntungkan kedua belah pihak," tegasnya.

Meski begitu, ia menyampaikan keyakinan bahwa langkah diplomasi yang ditempuh Presiden Prabowo Subianto akan membawa dampak positif bagi dunia usaha. Menurutnya, upaya lobi dan hubungan bilateral yang tengah dibangun pemerintah menjadi sinyal kuat Indonesia tidak tinggal diam menghadapi tantangan global.

"Justru ini saatnya kita berbenah diri bagaimana memang barang atau komoditas yang kita hasilkan atau produk yang kita hasilkan bisa bersaing di kelas internasional," kata Ryan.

Ryan menjelaskan, HIPMI Jaya juga telah menggelar diskusi terfokus secara rutin bersama para pelaku usaha lintas sektor sebagai upaya dari mitigasi.

"Sehingga para pengusaha pun dari berbagai sektor akan bisa mempersiapkan kalau seandainya memang kebijakan ini akan diterapkan dalam waktu dekat," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:30

UPDATE

Ketua KNPI Merauke Ajak Generasi Muda Berkontribusi bagi Kemajuan Daerah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 04:19

Kedaulatan Teknologi Faktor Penting Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:55

PKS Desak Pemerintah Bersikap Proporsional Terkait MSCI

Kamis, 29 Oktober 2026 | 03:25

Solusi Kasus Business Judgement Rule Sektor Perumahan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:57

Waka BRIN Pimpin Delegasi RI Perjuangkan Space Economic di Konferensi PBB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:32

Pertamina Didorong Ambil Alih Proyek Migas Mangkrak Demi Genjot Produktivitas

Kamis, 29 Oktober 2026 | 02:12

KPK Endus Ada Kickback Vendor kepada Pejabat BNPB

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:59

Presiden PKS Wanti-wanti Bahaya AI sebagai Senjata Fitnah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:34

Masih Atur Waktu, KPK Bantah Ada Kendala dalam Pemanggilan Nusron

Kamis, 29 Oktober 2026 | 01:04

Polri Utamakan Pendekatan Humanis dan Edukatif Selama Operasi Patuh 2026

Kamis, 29 Oktober 2026 | 00:42

Selengkapnya