Berita

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter (DKEM) BI, Firman Mochtar (kanan) dalam taklimat media di kantor BI, Jakarta pada Kamis, 24 Juli 2025/RMOL

Bisnis

BI Masih Kaji Dampak Tarif AS ke Ekonomi Domestik

KAMIS, 24 JULI 2025 | 22:18 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Penurunan tarif resiprokal Amerika Serikat (AS) dari 32 persen menjadi 19 persen dinilai menjadi angin segar bagi peningkatan ekspor Indonesia.

Kepala Departemen Kebijakan Ekonomi Moneter (DKEM) Bank Indonesia (BI), Firman Mochtar mengatakan penurunan tersebut dapat memperkuat ekspor sekaligus menggerakkan roda perekonomian domestik.

"Dari 32 ke 19 persen itu kan lebih baik ekspornya, sehingga harapannya ekspor kita satu sisi akan juga meningkat. Yang kedua, impor kan, dia ada beberapa impor yang bisa mendorong kegiatan ekonomi domestik," kata Firman dalam taklimat media di Gedung BI pada Kamis, 24 Juli 2025.


"Jadi ekspornya akan lebih baik dari baseline kita, impornya ini kita melihat bisa mendorong perkembangan kegiatan ekonomi domestik,"tambahnya.

Tak hanya Indonesia, sejumlah negara mitra AS juga turut mendapat penyesuaian tarif, seperti Jepang yang hanya dikenakan tarif sebesar 15 persen. 

Firman menilai langkah tersebut bisa memberikan dorongan tambahan bagi perekonomian global.

"Ini semakin memberikan nuansa yang positif dan harapannya ini positif juga buat capital flows kita, nanti bagus (untuk) kegiatan domestik dan seterusnya," tambah dia.

Meski demikian, BI belum memberikan kesimpulan akhir soal dampak nyata dari kebijakan tarif baru ini terhadap proyeksi ekonomi nasional. Firman menegaskan pihaknya masih melakukan penghitungan.

"Kita lihat nanti ya, kita masih hitung, tunggu aja bulan depan," tandasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

UPDATE

Perempuan Tani HKTI Terapkan Teknologi IoT, Pangkas Penggunaan Pupuk hingga 50 Persen

Minggu, 01 November 2026 | 12:32

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

PTKIN Siapkan Langkah agar Inovasi Mahasiswa Tak Berhenti di Ajang Lomba

Minggu, 01 November 2026 | 11:56

Kloter Pertama Haji 2027 Terbang 11 April, Ini Jadwal Lengkapnya

Minggu, 01 November 2026 | 11:50

Imigrasi Sudah Cegah Ahmad Dedi ke Luar Negeri Atas Permintaan KPK

Minggu, 01 November 2026 | 11:36

Puluhan Orang Diamankan Polisi saat Gerebek Kampung Bahari

Minggu, 01 November 2026 | 11:30

Maroko Sambut Keputusan PBB Akhiri Misi MINURSO di Sahara Barat

Minggu, 01 November 2026 | 11:17

Citra Polri Bisa Rusak Akibat Dua Kejadian Ini

Minggu, 01 November 2026 | 11:05

Ombudsman Ingatkan Polri Jaga Etika dan Hormati HAM saat Penggeledahan

Minggu, 01 November 2026 | 10:48

PPK Ajak Masyarakat Berperan bersama Presiden Prabowo Wujudkan Kedaulatan

Minggu, 01 November 2026 | 10:42

Selengkapnya