Berita

Terdakwa Hasto Kristiyanto di Pengadilan Tipikor Jakarta/RMOL

Hukum

Jelang Vonis, PDIP Tak Mau Nasib Hasto seperti Tom Lembong

KAMIS, 24 JULI 2025 | 16:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPP PDIP berharap Hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat mempertimbangkan vonis Hasto Kristiyanto secara adil dan tanpa rekayasa.

“(Kami) minta hakim (tempatkan) negara hukum yang adil, jangan negara hukum yang direkayasa,” kata Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan, Komaruddin Watubun di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 24 Juli 2025.

Penegasan ini penting karena lembaga peradilan Indonesia saat ini sedang disorot publik pascavonis mantan Menteri Perdagangan, Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong dianggap sarat rekayasa.


Komaruddin berharap, Hasto yang akan divonis pada Jumat, 25 Juli 2025 besok tidak bernasib sama seperti Tom Lembong

“Kita berharap kasus Hasto kan sudah terbuka semua di pengadilan dan publik sudah tahu bahwa itu kasus hukum yang direkayasa. Jangan bernasib seperti Tom Lembong,” ujarnya.

Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat mengagendakan sidang pembacaan vonis terhadap Sekretaris Jenderal PDIP itu pada Jumat, 25 Juli 2025. Hasto menjadi terdakwa kasus dugaan suap terkait pergantian antarwaktu (PAW) anggota DPR untuk Harun Masiku dan perintangan penyidikan.

Sebelumnya, jaksa menuntut Hasto dengan pidana penjara selama tujuh tahun.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

UPDATE

Khalid Basalamah Ngaku Hanya jadi Korban di Kasus Yaqut

Kamis, 23 April 2026 | 20:16

Laba BCA Tembus Rp14,7 Triliun

Kamis, 23 April 2026 | 20:10

Singapura Masih jadi Investor Terbesar RI, Suntik Rp79 Triliun di Awal 2026

Kamis, 23 April 2026 | 20:04

TNI-Polri Buru Anggota OPM Penembak ASN di Yahukimo

Kamis, 23 April 2026 | 19:43

Hilirisasi Sumbang Rp147,5 Triliun Investasi di Triwulan I 2026

Kamis, 23 April 2026 | 19:26

Bareskrim Gandeng FBI Buru Ribuan Pembeli Alat Phising Ilegal

Kamis, 23 April 2026 | 19:17

Jemaah Haji Terima Uang Saku 750 Riyal dari BPKH

Kamis, 23 April 2026 | 19:15

Data Rosan Ungkap Investasi RI Lepas dari Cengkeraman Jawa-Sentris

Kamis, 23 April 2026 | 19:02

PLN Pastikan Listrik Jakarta Sudah Pulih 100 Persen

Kamis, 23 April 2026 | 18:56

Idrus Marham Sindir JK: Jangan Klaim Jasa, Biarlah Sejarah Menilai

Kamis, 23 April 2026 | 18:41

Selengkapnya