Berita

Tersangka M Riza Chalid/Ist

Hukum

Hati-hati Kejagung dan Riza Chalid Main Mata

KAMIS, 24 JULI 2025 | 05:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Saudagar minyak M Riza Chalid yang menjadi tersangka kasus dugaan korupsi korupsi tata kelola minyak mentah harus segera dibekuk untuk diminta kesaksiannya guna mengungkap aktor-aktor yang terlibat.

Demikian permintaan Ketua Umum Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Al Washliyah (PP GPA) Aminullah Siagian dalam keterangannya, Rabu 23 Juli 2025.

"Kami mendesak aparat untuk menyetrum Riza Chalid secara psikologis atau teknis hukum agar ia mau buka suara siapa saja aktor di belakang kejahatan besar ini. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” kata Aminullah.


Aminullah menegaskan, aparat penegak hukum terkait yakni Kejaksaan Agung (Kejagung) dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), harus benar-benar tegak lurus dalam menegakkan hukum, sesuai dengan visi pemberantasan korupsi yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

"Kejagung dan KPK jangan bermain mata. Kasus ini harus diungkap seterang-terangnya dan dihukum seberat-beratnya. Jangan ragu membongkar antek-anteknya. Kami mencium ada kekuatan besar yang dilindungi dalam perkara ini," kata Aminullah.

Aminullah juga meminta agar aparat memanggil dan memeriksa pihak-pihak yang diduga terlibat sejak awal permainan kotor ini terjadi, serta para pejabat yang diduga terkait sejak dua dekade lalu.

"Permainan korupsi ini sudah berlangsung selama lebih dari 25 tahun. Jangan setengah hati. Telusuri aliran dananya, ungkap bos-bos besarnya. Kami yakin ada beking kuat yang melindungi skandal ini," demikian Aminullah.



Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya