Berita

Bos Danantara Rosan Roeslani dan Bos Forbes Media Steve Forbes di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu, 23 Juli 2025/RMOL

Dunia

Gelar CEO Global Forum di Indonesia, Bos Forbes Undang Prabowo Hadir

RABU, 23 JULI 2025 | 20:29 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pendiri dan Chairman Forbes Media, Steve Forbes, secara resmi mengumumkan bahwa Indonesia akan menjadi tuan rumah CEO Global Forum  pada Oktober 2025. 

Dalam pertemuan di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu, 23 Juli 2025, Forbes menyampaikan langsung undangan kepada Presiden RI Prabowo Subianto untuk hadir dan berbicara dalam forum bergengsi tersebut.

Dalam pernyataannya, Steve Forbes menyampaikan kesan positifnya terhadap pertemuan dengan Presiden Prabowo, dan memuji perkembangan pesat yang tengah berlangsung di Indonesia, terutama dalam sektor pertanian, deregulasi, dan pemberantasan korupsi.


“Terima kasih banyak, Pak Menteri. Kami menikmati jamuan makan siang yang sangat menarik dengan Presiden Anda hari ini dan kami sangat terkesan. Seperti yang telah disebutkan, kami akan mengadakan Konferensi CEO Global pada bulan Oktober,” kata Steve Forbes.

Lebih lanjut, Forbes menegaskan bahwa forum tahunan yang telah berlangsung selama 23 tahun ini akan kembali digelar di Indonesia, setelah sebelumnya diadakan pada tahun 2013 dan 2016. 

Forum tahun ini rencananya akan dihelat pada 14–15 Oktober 2025, dan akan menghadirkan lebih dari 400 CEO serta pemimpin bisnis dunia.

“Presiden akan hadir di sana dan ini akan menjadi kesempatan bagi dunia investasi, para pemimpin bisnis dunia, untuk merasakan masa depan cerah yang terbentang di depan Indonesia,” ungkap Forbes.

Forbes juga menyoroti pencapaian positif Indonesia dalam berbagai sektor sebagai alasan kuat pemilihan Indonesia sebagai tuan rumah forum tahun ini.

“Beberapa hal yang sangat baik telah terjadi, produksi pertanian meningkat, dan hal-hal baik lainnya. Oleh karena itu, kami berharap dunia dapat mengakui apa yang terjadi di Indonesia,” tambahnya.

Saat ditanya mengenai alasan mengundang Presiden Prabowo ke forum CEO global, Forbes menjelaskan bahwa kepemimpinan Presiden Indonesia saat ini dianggap mewakili perubahan nyata dan strategi pembangunan berbasis data serta sains.

“Ya, beliau membuat kemajuan pesat dalam deregulasi (hambatan ekonomi), hasil pertanian meningkat, pemberantasan korupsi, menjadikan bisnis lebih lancar dan mudah di Indonesia, menghilangkan hambatan yang tidak perlu selalu menjadi formula kesuksesan, sangat berorientasi pada fakta, sangat berorientasi pada sains,” ujar Forbes.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Kasus Korupsi Kuota Haji Masuk Babak Baru, Gus Yaqut Cs Dilimpahkan ke JPU KPK

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:19

Kericuhan Warnai Kongres VII BM PAN di Banten

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:12

Purbaya Bidik Ekonomi Digital hingga Sektor Informal untuk Dongkrak Penerimaan Pajak

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:10

Trump Sebut Mojtaba Khamenei Nyaris Tumbang, Militer Iran Hancur

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:08

DPR Ingin Rampungkan RUU Perampasan Aset Tahun Ini

Selasa, 14 Juli 2026 | 12:00

JPO Tendean Rusak Berat Ditabrak Truk, Warga Diimbau Gunakan Jalur Alternatif

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Saham Shell Menguat Usai Divestasi Bisnis Energi Terbarukan di India

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:56

Bantah Isu Penolakan, DPR Tegaskan RUU Perampasan Aset Masih Berproses

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:44

BRI Setor Rp19,1 Triliun ke Kas Negara di Kuartal I 2026, Bukukan Kontribusi Pajak Terbesar

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:21

Indonesia Harus Benahi Regulasi dan Insentif untuk Perkuat Filantropi

Selasa, 14 Juli 2026 | 11:19

Selengkapnya